BREAKING NEWS
 

US Open 2026, Sabalenka Dihadang Rybakina

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : RIFFMY
Sabtu, 12 September 2026 06:15 WIB
Aryna Sabalenka dan Elena Rybakina saling bentrok di final US Open 2026. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aryna Sabalenka akan berhadapan dengan Elena Rybakina di final US Open 2026. Sabalenka mengejar gelar juara tiga tahun berturut-turut, sementara Rybakina mengincar trofi pertamanya di hadapan publik Flushing Meadows, New York.

Kedua petenis memastikan tiket final turnamen Grand Slam itu, kemarin, Jumat (11/9/2026) WIB. Sabalenka melaju setelah mengalahkan unggulan ketiga Jessica Pegula 7-5, 6-2, sedangkan Rybakina bangkit dari kehilangan set pertama untuk menundukkan Coco Gauff 3-6, 6-4, 6-4.

Sabalenka mengamankan kemenangan atas Pegula dalam 1 jam 20 menit di Stadion Arthur Ashe dan memperpanjang catatan kemenangannya di US Open menjadi 20 pertandingan. Petenis Belarus itu juga mencapai final US Open untuk keempat kalinya secara beruntun dan kini hanya selangkah dari gelar Grand Slam kelimanya.

Sabalenka sempat mendapat perlawanan ketat dari Pegula pada set pertama ketika kedua petenis mempertahankan servis hingga 5-5 dan masing-masing hanya menghasilkan satu peluang break.

Baca juga : Prabowo Pidato di HUT Demokrat: Demokrasi Banyak Warna, Tapi Rukun

Ia kemudian merebut gim ke-11 sebelum mematahkan servis Pegula pada gim berikutnya melalui pukulan backhand yang gagal dikembalikan lawannya untuk menutup set 7-5.

Pada set kedua, Sabalenka mulai mengendalikan pertandingan setelah memanfaatkan peluang break keempat melalui forehand winner dari pengembalian servis kedua Pegula untuk unggul 3-1. Pegula kesulitan pada servis kedua dengan hanya memenangi lima dari 19 poin atau 26 persen, sementara Sabalenka hanya menghadapi satu peluang break sepanjang laga.

Adsense

Sabalenka mengatakan keinginannya melaju ke final menjadi dorongan penting setelah hasil yang kurang memuaskan pada pertengahan musim. “Rasanya, jika berbicara tentang Grand Slam, ini seperti dorongan terakhir bagi saya pada musim ini. Saya sangat ingin mencapai final dan tentu saja ingin melangkah sampai akhir,” kata Sabalenka dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari Asosiasi Tenis Wanita (WTA).

Kemenangan atas Pegula juga menjadi pembuktian bagi Sabalenka setelah sebelumnya kalah dari petenis Amerika Serikat itu dalam pertandingan sulit di lapangan rumput. Ia menilai level permainannya saat menghadapi Pegula di New York kali ini lebih baik dibandingkan pertemuan sebelumnya.

Baca juga : Setelah Ratusan Siswa & Guru Keracunan MBG, Pati Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Di semifinal lainnya, Rybakina harus bangkit setelah Gauff mengambil set pertama 6-3 di hadapan penonton penuh Stadion Arthur Ashe. Gauff memanfaatkan satu break dan 18 kesalahan sendiri yang dilakukan Rybakina sebelum petenis Kazakhstan itu memperbaiki permainannya pada set kedua.

Rybakina mengurangi kesalahan dan sempat unggul 4-1 setelah merebut servis Gauff, tetapi lawannya mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Rybakina kemudian kembali mematahkan servis Gauff pada gim ke-10 untuk merebut set 6-4 dan memaksakan set penentuan.

Pada set ketiga, Rybakina gagal memanfaatkan dua peluang break pada gim keenam sebelum akhirnya mematahkan servis Gauff pada gim kedelapan untuk unggul 5-3. Gauff sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4 setelah merebut break point pertamanya melalui backhand passing shot, tetapi Rybakina langsung membalas dengan break untuk mengakhiri pertandingan dalam 2 jam 8 menit.

Rybakina mengatakan kemenangan tersebut terasa semakin istimewa setelah sehari sebelumnya memastikan diri menjadi petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya dalam karier. “Pertandingan yang sangat ketat. Saya sangat bahagia dan bangga. Saya tidak tahu, saya tidak bisa menemukan kata-kata lain, tetapi saya benar-benar sangat bahagia dan bangga,” kata Rybakina, dikutip dari WTA.

Baca juga : Heli Jepang Sudah Di Kalimantan, Malaysia Tawarkan Diri Bantu Padamkan Karhutla

Final tersebut akan menjadi pertemuan ke-18 antara Rybakina dan Sabalenka, dengan Sabalenka unggul 10-7 dalam rekor pertemuan langsung. Sabalenka juga mengalahkan Rybakina pada semifinal Miami Open musim ini dan akan kembali menghadapi lawan yang sama dalam ulangan final Australian Open 2026.

Rybakina menjadi petenis kelima dalam dua dekade terakhir yang mencapai final Australian Open dan US Open pada tahun yang sama. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense