RM.id Rakyat Merdeka - MotoGP Mandalika 2026 berjalan sukses dan kembali dipuji dunia. Rider Aprilia, Marco Bezzecchi, meraih podium pertama. Sementera jagoan Ducati, Marc Marquez, hanya finish di urutan keenam.
Balapan utama MotoGP Mandalika 2026 digelar Minggu (11/10/2026) siang. Jumlah penonton yang hadir pada balapan utama di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencapai 65.069 orang. Jika digabung dengan sesi latihan bebas pada Jumat (9/10/2026), dan kualifikasi serta Sprint Race pada Sabtu (10/10/2026), total jumlah penonton mencapai 157.875 orang, menjadi rekor tertinggi sejak MotoGP Mandalika digelar.
Balapan berlangsung seru. Di awal-awal lap, Marc Marquez, yang sebelumnya memenangi Sprint Race pada Sabtu (10/10/2026) sempat bertarung di grup depan. Namun, ia kehilangan kendali di pertengahan balapan, hingga akhirnya harus puas finis di posisi keenam.
Aprilia mendominasi di balapan ini. Podium 1-3 dikuasai para pembalap yang menunggangi motor Aprilia. Marco Bezzecchi sukses menjadi pemenang, disusul Raul Fernández dari Trackhouse Racing, dan posisi ketiga diisi Jorge Martin. Dengan hasil ini, Jorge Martin sudah mengumpulkan 355 poin dan merebut posisi puncak klasemen dari Marquez yang memiliki 353 poin. Bezzecchi ada di posisi ketiga klasemen dengan 309 poin.
Di kelas Moto3, pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, ikut mencuri perhatian karena berhasil meraih 10 poin setelah finish di urutan 6. Hasil tersebut menempatkannya di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 115 poin.
Baca juga : Ada Usul, Kursi Anggota DPR Ditambah 11
"Balapan di rumah sendiri selalu punya arti lebih," tulis Veda, melalui akun Instagram @veda_54, dikutip Minggu (11/10/2026).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kesuksesan MotoGP Mandalika 2026. "Luar biasa! Breaking record, 157 ribu penonton! Tepuk tangannya buat semua!" kata Erick, seusai balapan di paddock Sirkuit Mandalika.
Bagi Erick, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian penyelenggaraan olahraga. MotoGP juga menjadi sarana menggerakkan perekonomian daerah melalui pariwisata, perdagangan, dan aktivitas usaha masyarakat.
Erick optimistis, target dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 sebesar Rp 5 triliun dapat tercapai. Ia berharap, penyelenggaraan berikutnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
"Tingkat kemiskinan di dekat sini turun hampir 3 persen. Ke depan, MotoGP harus bisa lebih baik lagi," tegasnya
Baca juga : Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol, KSAD Geram
Dari sisi fasilitas, kesiapan layanan medis NTB mendapat pujian dari Dorna Sports. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, Dorna menilai, tim medis RSUD NTB memiliki kemampuan penanganan kedaruratan olahraga berstandar internasional.
"Tim medis ini adalah tim medis emergency untuk sport yang terbaik, salah satu yang terbaik di dunia. Bahkan, rank-nya lebih tinggi dari sejumlah negara Eropa," kata Lalu Iqbal.
Menurutnya, Dorna memberikan lisensi khusus yang disebut super license kepada tim medis tersebut. Sistem penanganan terintegrasi mencakup tim medis di sirkuit, tim evakuasi, dan rumah sakit rujukan. Dua helikopter Basarnas turut disiagakan untuk mendukung penanganan kedaruratan.
MotoGP Mandalika 2026 adalah penyelenggaraan kelima, sejak pertama kali digelar pada 2022. Dengan kesuksesan ini, Deputy CEO Dorna Sports Carlos Ezpeleta menyatakan, pihaknya berencana mempertahankan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP setidaknya hingga 2031.
"Kami memiliki kesepakatan 5 plus 5 tahun dengan Pemerintah Indonesia, dan kami berencana tetap berada di sini setidaknya hingga 2031," kata Carlos.
Baca juga : Karhutla Ancam F1 Singapura
Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026 banyak melibatkan pelaku UMKM. Pertamina memfasilitasi 32 UMKM untuk membuka stand di area perusahaan. Mereka pun merasakan kesuksesan besar.
Safira Sabrina, pemilik stand XD Chile Chrispy asal Mataram, mengaku mampu meraup omzet hingga Rp 5 juta dalam sehari. "Bersyukur sekali bisa mendapat manfaat langsung dari MotoGP," kata Safira.
Ade Fatriana, pemilik stand Qinan Cake asal Sumbawa Besar, merasakan hal yang sama. Ia mencatat omzet sekitar Rp 4 juta per hari.
Selain UMKM, sektor transportasi dan penginapan ikut menikmati peningkatan aktivitas. InJourney Airports menyiapkan 66 penerbangan tambahan di Bandara Internasional Lombok, sementara tingkat hunian akomodasi sekitar Mandalika dilaporkan mendekati 100 persen menjelang balapan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.