BREAKING NEWS
 

Kontingen Indonesia Tiba di Nagoya, 103 Atlet Siap Berjuang di APG 2026

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Kamis, 15 Oktober 2026 12:50 WIB
Kontingen Indonesia Tiba di Nagoya guna mengikuti APG 2026. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kontingen Indonesia mulai mematangkan persiapan menghadapi Asian Para Games 2026 setelah tiba di Bandar Udara Internasional Chubu Centrair, Nagoya, Jepang, Selasa (13/10/2026) pukul 15.00 waktu setempat.

Sebanyak 103 atlet dari 12 cabang olahraga disiapkan untuk bersaing dalam ajang olahraga disabilitas tingkat Asia tersebut.

Rombongan Indonesia tiba dalam kondisi bugar setelah menempuh perjalanan selama 7 jam 20 menit menggunakan pesawat carter Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA8200.

Dari total 210 personel yang diberangkatkan, sebanyak 103 merupakan atlet, sedangkan 107 lainnya terdiri dari ofisial dan pendamping. Seluruh tim kini mulai beradaptasi dengan lingkungan di Nagoya sebelum menjalani pertandingan.

Baca juga : Israel Tolak Pilot WNI, Indonesia Soroti Prinsip Non-Diskriminasi Penerbangan

Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengatakan masa awal kedatangan dimanfaatkan untuk memastikan para atlet siap menghadapi kondisi lingkungan dan lokasi pertandingan.

"Sampai di Nagoya, itu kesempatan bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan tempat karena pertandingan bukan hari ini, tapi mungkin baru mulai nanti di tanggal 16," ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Adsense

Untuk mendukung persiapan atlet, tim CdM telah melakukan survei ke sejumlah lokasi beberapa bulan sebelum penyelenggaraan. Langkah ini dilakukan guna memastikan lokasi pusat koordinasi, tempat tinggal atlet, serta fasilitas pendukung berada dalam jangkauan yang memadai.

"CdM sudah survei duluan beberapa bulan yang lalu untuk memastikan tempat-tempat yang menjadi posko kita, menjadi sentral headquarter kita, dan juga kita menandai hotel-hotel yang akan menjadi tempat istirahatnya para atlet, sehingga antara tempatnya para tim pendukung atau CdM dengan para atlet tidak berjauhan," jelas Reda.

Baca juga : Rupiah Nyaris Rp 18.000 Per Dolar AS, Ini Penjelasan BI

Ia mengakui, mengelola rombongan besar dengan ratusan personel memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal komunikasi dan koordinasi teknis. Salah satu kendala yang sempat muncul berkaitan dengan pemeriksaan bagasi sebelum keberangkatan.

"Nah, ini karena banyaknya atlet, banyaknya juga tim pendukung, tantangannya itu ya ada miskomunikasi atau miskoordinasi. Contohnya dalam, ya masalah-masalah teknis yang detail-detail lah, dalam koper itu enggak boleh ada power bank, tapi ternyata masih ada power bank. Jadi, akhirnya diulang lagi, dibuka lagi, ya mis-miskomunikasi kecil-kecilan," katanya.

Meski demikian, Reda memastikan persoalan tersebut dapat segera diselesaikan dengan bantuan tim pendukung di lapangan.

"Tetapi Alhamdulillah semuanya sudah kita bereskan. Ada hal-hal kecil, tapi bisa segera diatasi karena ada bantuan dari general manajer kita di sini, InJourney di Kota Solo ini, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar," imbuhnya.

Baca juga : Waspada Pesan WhatsApp Penipuan Mengatasnamakan Rektor UI Prof. Heri Hermansyah

Kontingen Indonesia diperkuat atlet dari 12 cabang olahraga, yakni para atletik sebanyak 25 atlet, para bulu tangkis 15 atlet, para renang 12 atlet, para angkat berat 10 atlet, para tenis meja sembilan atlet, para panahan tujuh atlet, para judo tujuh atlet, boccia lima atlet, para balap sepeda lima atlet, para menembak tiga atlet, anggar kursi roda tiga atlet, serta para taekwondo dua atlet.

Berdasarkan jadwal yang diterima kontingen, para bulu tangkis dan para tenis meja menjadi dua cabang olahraga yang memulai pertandingan sebelum upacara pembukaan. Babak kualifikasi kedua cabang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (16/10/2026).
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense