Dark/Light Mode

Hingga September 2026, Toyota Indonesia Ekspor 223.696 Mobil

Rabu, 14 Oktober 2026 19:14 WIB
Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto (tengah), Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana (kedua kiri) dan Direktur TMMIN Widjanarko (kanan). (Foto: Ist)
Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto (tengah), Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana (kedua kiri) dan Direktur TMMIN Widjanarko (kanan). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Toyota Indonesia mencatat ekspor kendaraan utuh (completely built-up/CBU) sebanyak 223.696 unit sepanjang Januari-September 2026, tumbuh 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 218.162 unit.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), capaian tersebut setara dengan 60,2 persen dari total ekspor kendaraan utuh Indonesia yang mencapai 371.260 unit selama sembilan bulan pertama 2026. Secara keseluruhan, ekspor CBU nasional turun 2,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 381.644 unit.

Kinerja ekspor Toyota tetap tumbuh di tengah dinamika pasar global, didukung peningkatan permintaan dari kawasan Amerika sebesar 14,3 persen dan Asia sebesar 3,5 persen secara tahunan. Pertumbuhan di kedua kawasan tersebut mampu mengimbangi penurunan permintaan dari Timur Tengah sekitar 16 persen.

Baca juga : Kasus Suap HGB Di BPN, KPK Sita Mobil Milik Mantan Bupati Kebumen

Hingga September 2026, kendaraan bermerek Toyota yang diproduksi di Indonesia telah diekspor ke lebih dari 100 negara. Capaian tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor dalam jaringan global Toyota.

Dari sisi model, Avanza/Veloz menjadi kontributor ekspor terbesar dengan 48.425 unit, diikuti Raize sebanyak 39.001 unit dan Yaris Cross sebanyak 32.447 unit sepanjang Januari-September 2026.

Beragam model tersebut dikembangkan dan diproduksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia sekaligus menjangkau pasar internasional. Keberagaman produk ekspor juga mencerminkan kemampuan Toyota Indonesia dalam memenuhi kebutuhan berbagai segmen global, khususnya segmen A dan B.

Baca juga : Hardy Classic Sulap Interior Toyota Hiace Jadi Mewah Dalam 12 Jam

Di tengah tren elektrifikasi otomotif, Toyota Indonesia juga mencatat pertumbuhan ekspor kendaraan hibrida atau hybrid electric vehicle (HEV). Ekspor Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV mencapai 25.752 unit sepanjang Januari-September 2026, meningkat 63,6 persen dibandingkan 15.740 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya penerimaan pasar global terhadap kendaraan elektrifikasi yang diproduksi di Indonesia. Kinerja ini sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ekosistem elektrifikasi otomotif global.

Ke depan, Toyota Indonesia berupaya memperkuat kinerja ekspor melalui pengembangan produk, perluasan pasar, serta peningkatan daya saing kendaraan produksi dalam negeri. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok otomotif global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.