BREAKING NEWS
 

Hajar Man City, PSG Bikin Inggris Merana

Reporter & Editor :
ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Jumat, 16 Oktober 2026 06:20 WIB
PSG berpesta di kandang City. (Foto: Instagram/psg)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam 11 pertemuan di Eropa, belum ada tim Inggris yang sanggup menaklukkan PSG. City gagal meruntuhkan keperkasaan sang jawara bertahan Eropa.

Paris Saint-Germain (PSG) kembali menjadi mimpi buruk bagi klub-klub Inggris di kompetisi Eropa. Kali ini, Manchester City menjadi korban keganasan Les Parisiens setelah takluk 2-4 dalam laga Liga Champions di Etihad Stadium, kemarin.

Kemenangan tersebut memperpanjang catatan impresif PSG saat menghadapi wakil Inggris. Dalam 11 pertemuan terakhir di kompetisi Eropa, sang jawara bertahan itu belum sekalipun menelan kekalahan, dengan torehan delapan kemenangan dan tiga hasil imbang.

PSG tampil menggila di babak pertama. Desire Doue membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-13, sebelum Ousmane Dembele menggandakan skor hanya dua menit kemudian. Vitinha kemudian membawa PSG unggul 3-0 pada menit ke-32.

Baca juga : Lolos 16 Besar Denmark Open, Alwi Kobarkan Asa Merah Putih

City mencoba bangkit selepas turun minum. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan pada menit ke-53 dan menghidupkan kembali harapan tuan rumah.

Namun, PSG tidak membiarkan momentum sepenuhnya berpindah ke kubu lawan. Magnes Akliouche memperlebar jarak menjadi 4-1 pada menit ke-63. Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76, tetapi gol keduanya malam itu tak cukup menyelamatkan City dari kekalahan 2-4.

Hasil ini menjadi pukulan bagi City yang berambisi menguasai persaingan di Liga Champions. Sebaliknya, PSG mendapatkan suntikan kepercayaan diri berkat kemenangan di kandang salah satu pesaing kuat Eropa tersebut.

Adsense

Meski catatan PSG melawan klub Inggris semakin mengesankan, pelatih Luis Enrique mengaku tidak terlalu memikirkan rekor tersebut. “Saya tidak peduli soal rekor. Kami akan kembali ke sini dalam beberapa minggu. Kami akan senang bertemu Inggris lagi,” ujar Enrique.

Baca juga : Putri Marino, Sabet Gelar Face Of Asia

Kesempatan berikutnya untuk memperpanjang catatan tersebut akan datang ketika PSG menghadapi Aston Villa pada 9 Desember mendatang.

Di kubu City, manajer Enzo Maresca menilai gol pertama PSG menjadi titik balik yang merusak permainan timnya.

“Jujur, situasinya agak aneh. Kami memulai laga dengan cukup baik dan mampu mengimbangi permainan hingga kebobolan gol pertama, lalu disusul gol kedua,” kata Maresca.

Ia menegaskan bahwa City berusaha melakukan sejumlah penyesuaian saat turun minum. Timnya juga mampu menciptakan peluang untuk mengejar ketertinggalan, tetapi upaya tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

Baca juga : Keji Sekali, Uang Bencana Dikorupsi

“Kami tidak kalah saat jeda babak pertama; kami melakukan sejumlah penyesuaian. Kami menciptakan cukup banyak peluang yang membuat kami layak mendapatkan hasil lebih,” lanjutnya.

Kekalahan ini menjadi hasil mengecewakan bagi City. Mereka harus segera mengevaluasi pertahanan, terutama ketika menghadapi tekanan lawan yang mampu mengubah peluang menjadi gol dalam waktu singkat.

Bagi PSG, kemenangan di Etihad bukan sekadar tambahan poin. Hasil ini juga menjadi penegasan bahwa mereka tetap menjadi lawan yang sulit ditaklukkan oleh klub-klub Inggris di panggung Eropa. GO

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense