BREAKING NEWS
 

Yuzu Isotonic Akmil Open 2021

Ajang Bulutangkis Tanpa Penonton, Disaksikan Di YouTube PB Djarum

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Senin, 1 November 2021 20:37 WIB
Ganda campuran U-17 klub PB Djarum Kudus, Nahya Muhyifa/Andhika Wirapati, bertanding di YUZU Isotonic Akmil Open 2021, di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (31/10). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bergulirnya YUZU Isotonic Akmil Open 2021 menjadi momentum bangkitnya kejuaraan bulutangkis berskala nasional di masa pandemi Covid-19.

Kompetisi yang digelar pada 28 Oktober-7 November di GOR Djarum dan GOR Suroto Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah ini, sekaligus menjadi titik balik perputaran ekosistem bulutangkis di Tanah Air.

Baca juga : Sebelum Diperpanjang, Puan Maharani Minta Pemerintah Sampaikan Evaluasi PPKM Darurat

Pupuk Kaltim Badminton Club, asal Bontang, Kalimantan Timur menilai tidak adanya kejuaraan membuat timnya kehilangan momentum dalam memupuk mentalitas atlet ketika bertanding di atas lapangan.

"Kami berterimakasih kepada YUZU Isotonic dan Djarum Foundation, karena kejuaraan ini memang benar-benar melepaskan dahaga kami yang sudah sejak lama menunggu kejuaraan berskala nasional demi menjaga daya juang para atlet agar tidak hilang,” ujar pelatih Pupuk Kaltim Badminton Club, Bagas Mahardika.

Baca juga : Tektokan Ala Butet, Ajang Legenda Bulutangkis Liliyana Natsir Berolah Kata

Tak menyia-nyiakan bergulirnya kejuaraan yang dinantikan sejak 1,5 tahun terakhir, pada YUZU Isotonic Akmil Open 2021 Bagas menerjunkan empat atletnya untuk berlaga di beberapa kategori.

Seperti Ganda Remaja Putra U-17, Tunggal Remaja Putra U-17, Ganda Remaja Campuran U-17, dan Tunggal Taruna Putri U-19. Antusiasme terhadap kejuaraan yang digelar di dua gedung olahraga di Magelang ini, juga dirasakan para pemain klub PB Jaya Raya Jakarta.

Baca juga : Menko PMK : Sepak Bola Tanpa Penonton Seperti Makan Nggak Pake Garam

Sebanyak 28 atlet yang bertanding di Magelang, akhirnya dapat merasakan kembali atmosfer kompetisi yang sempat menghilang karena pandemi.

 "Pertandingan seperti ini bisa membangkitkan semangat anak-anak lagi. Kejuaraan ini juga meriah, bagus, tertata rapih, dan prokes (protokol kesehatannya) ketat. Yang paling penting, mereka ikut kompetisi agar latihannya tidak sia-sia," jelas pelatih PB Jaya Raya, Maulana Chrissandi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense