Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Ingatkan Lagi Para Calon Menterinya Di Hambalang, Prabowo: Jangan Korupsi!
Hinca Panjaitan: Harapan Besar Di Tangan Prabowo
Jumat, 18 Oktober 2024 07:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tinggal menghitung hari, Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka dilantik menjadi Presiden-Wakil Presiden.
Seiring itu, agenda antikorupsi menjadi materi dalam pembekalan bagi calon menteri dan calon wakil menteri Pemerintahan Prabowo. Prabowo memberikan pesan tegas kepada jajaran calon menterinya, saat pembekalan yang digelar di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10/2024).
Dia menekankan pentingnya menjaga integritas dan mencegah kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebagai salah satu fokus utama pemerintahan mendatang.
Baca juga : Yudi Purnomo Harahap: Harus Perkuat Kembali KPK
Hal itu diungkapkan politisi Partai Golkar Nusron Wahid, yang hadir dalam pembekalan tersebut. “Pembekalannya, nanti kalau diangkat, kerja yang baik, jangan korupsi,” kata Nusron menirukan pesan Prabowo.
Sementara mantan Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap menyarankan, agenda pemberantasan korupsi, memang harus menjadi prioritas Pemerintahan Prabowo dan DPR periode 2024-2029.
Sebab, katanya, ini adalah langkah awal memperbaiki pemberantasan korupsi di Indonesia. “Pemerintah bersama DPR harus aktif memberantas korupsi,” ujar mantan penyidik KPK ini, Kamis (17/10/2024).
Baca juga : Peparnas 2024 Jadi Yang Terbaik Sepanjang Sejarah
Dia menegaskan, Pemerintah dan DPR memiliki peran penting dalam pemberantasan korupsi ini. “Untuk DPR periode 2024-2029, harus mampu memilih calon pimpinan KPK yang tidak bermasalah,” ujar Yudi.
Senada, mantan Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan juga bersuara mengenai hal tersebut.
Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara selengkapnya dengan Hinca Panjaitan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya