Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Said Iqbal Masuk Pemerintahan, Apakah Buruh Akan Tetap Kritis?
Said Iqbal: Kami Berjuang Dari Dalam Pemerintahan
Jumat, 12 Juni 2026 07:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Partai Buruh Said Iqbal resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Di organisasi buruh, dia masih menjabat Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Lalu, bagaimana nasib perjuangan buruh? Apakah Said Iqbal akan tetap menyuarakan aspirasi pekerja? Atau justru sikap kritisnya tidak akan terdengar lagi? Serta bagaimana tanggapan tokoh buruh lainnya terkait masuknya Said Iqbal ke Pemerintahan?
Ditemui usai pelantikan, Said Iqbal mengaku, telah berdiskusi dengan para serikat buruh mengenai dirinya yang masuk Pemerintahan. Dia memastikan akan terus berjuang membawa aspirasi kawan-kawan buruh, meski sudah menjadi bagian dari Pemerintahan.
"Kami memutuskan untuk juga berjuang dari dalam (Pemerintahan)," ujar Said di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Baca juga : Mirah Sumirat: Buruh Tidak Boleh Bergantung Satu Tokoh
Said mengungkapkan alasan menerima penugasan dari Presiden sebagai Penasihat Khusus. Dia ingin memberikan masukan mengenai hak-hak buruh dan rakyat kecil secara langsung kepada Prabowo.
"Bersama-sama beliau memberikan masukan, menjaga keseimbangan," ungkapnya.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) Mirah Sumirat mengatakan, ukuran keberhasilan dalam perjuangan buruh bukanlah berapa banyak tokoh buruh yang masuk ke Pemerintahan. Namun, kata dia, lebih kepada kebijakan yang dihasilkan.
"Mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup pekerja Indonesia beserta keluarganya," tegas Mirah kepada Rakyat Merdeka, Rabu (10/6/2026).
Untuk mengetahui penjelasan Said Iqbal dan pandangan Mirah Sumirat terkait nasib aspirasi pekerja atau buruh usai Said Iqbal masuk ke Pemerintahan, berikut wawancaranya.
Baca juga : Said Iqbal: Kami Berjuang Dari Dalam, Berikhtiar Jaga Keseimbangan Kaum Buruh
Anda resmi masuk ke Pemerintahan, lantas bagaimana nasib perjuangan kawan-kawan buruh?
Kita tetap berjuang bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto demi kesejahteraan rakyat dan buruh Indonesia, baik dari dalam maupun dari luar Pemerintahan. Jadi, mari kita berjuang di dalam Pemerintahan Pak Prabowo dengan memberikan masukan tentang isu-isu buruh. Karena Presiden Prabowo secara terbuka menunjukkan keberpihakannya kepada kelas pekerja dengan tetap memberi ruang agar dunia usaha terus maju.
Apakah sikap Anda ini sudah mendapat restu dari pimpinan serikat pekerja lainnya?
Bagi kami, setelah didiskusikan di Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) khususnya, dan bersama kawan-kawan buruh lainnya, kami memutuskan untuk juga berjuang dari dalam Pemerintahan.
Apa alasannya?
Kami bisa memberikan masukan mengenai hak-hak buruh dan rakyat kecil secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Karena menurut kami, secara platform, perjuangan dan keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil, termasuk buruh, petani, nelayan, dan guru, sangat jelas. Nantinya, hal inilah yang mendorong kami untuk bersama-sama beliau memberikan masukan dan menjaga keseimbangan.
Apa dampak positif masuknya Anda bagi pekerja?
Sebagai pemberi masukan kepada Presiden, perspektif pemilik modal sudah ada. Namun, perspektif kelas pekerja masih sangat minim. Karena, misalnya, kawan-kawan pengusaha selalu memiliki banyak saluran untuk memberikan masukan terkait kepemilikan modal. Sementara dari pihak buruh belum ada.
Baca juga : Idul Adha, Askrindo Salurkan Hewan Kurban di Berbagai Kota
Jadi Anda yakin akan tetap terus menyuarakan aspirasi buruh?
Saya memberanikan diri untuk berikhtiar dan berijtihad bahwa saya juga harus memberikan keseimbangan terhadap berbagai hal yang ingin diperjuangkan oleh kaum buruh.
Tapi apakah daya kritisnya akan berkurang?
Secara demokratis, hal itu tidak akan mengurangi daya kritis kami terhadap persoalan-persoalan perburuhan. Saya pikir itu saja. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 12 Juni 2026 dengan judul: Said Iqbal Masuk Pemerintahan, Apakah Buruh Akan Tetap Kritis? Said Iqbal: Kami Berjuang Dari Dalam Pemerintahan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya