Dark/Light Mode

Manfaat PIP & KIP Kuliah Begitu Terasa di Masyarakat

Rabu, 23 Oktober 2024 07:41 WIB
Kartu Indonesia Pintar. (Foto: Istimewa)
Kartu Indonesia Pintar. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui sektor pendidikan, Pemerintah terus mendorong perluasan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah atau Bidikmisi.

Program PIP diberikan untuk jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK). Hingga awal 2024, PIP telah memberikan akses pendidikan kepada 20 juta siswa per tahun.

Untuk program KIP Kuliah atau Bidikmisi, telah memberikan akses pendidikan bagi 1,5 juta mahasiswa. Ada juga beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dialokasikan untuk sekitar 45.000 mahasiswa.

Fifiani Putri (40 tahun), warga Bekasi, salah satu wali murid yang anaknya mendapatkan manfaat PIP. Fifi mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini karena anaknya bisa melanjutkan sekolah setelah sebelumnya sempat berhenti karena tidak memiliki biaya.

Baca juga : Ucapkan Selamat, PBNU Siap Bangun Masa Depan Bersama Prabowo-Gibran

"Anak saya sekarang kelas 6 SD di Bekasi Utara. Tadinya sempat berhenti karena saya jadi orang tua tunggal. Sekarang dapat bantuan PIP, anak saya bisa lanjut sekolah lagi," tuturnya, saat berbincang dengan Rakyat Merdeka.

Fifi melanjutkan, sekolah tingkat SD dan SMP sebenarnya sudah gratis. Namun, siswa tetap membutuhkan biaya untuk membeli perlengkapan. Sebelumnya, dia tak punya dana untuk membeli perlengkapan itu. Setelah anaknya mendapatkan PIP, kebutuhan tersebut akhirnya terpenuhi.

Anak Fifi terdaftar dalam Program Indonesia Pintar sejak 2023. Kini, dia rutin mendapat bantuan dari Pemerintah. “Alhamdulillah bantuan PIP sangat membantu. Uangnya dipakai buat beli seragam, sepatu, perlengkapan alat tulis, dan kebutuhan lainnya untuk anak saya," ujar Fifi.

Melalui PIP, peserta didik mendapatkan berbagai manfaat, seperti, Bantuan Uang Tunai (BUT) hingga Perluasan Akses Pendidikan. Besaran BUT yang didapatkan siswa mencapai Rp 450 ribu per tahun untuk siswa SD, Rp 750 ribu per tahun untuk siswa SMP, dan Rp 1,8 juta per tahun untuk siswa SMA/SMK.

Baca juga : Taman Kota Peruri Hadirkan Ruang Terbuka Hijau di Tengah Kota Jakarta

Penerima dana bantuan PIP 2024 mencapai 18,6 juta pelajar untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah yang berasal dari keluarga miskin di seluruh Indonesia.

Untuk program KIP Kuliah, diberikan untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. Program ini memberikan biaya studi dan biaya hidup untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Rio Fauzi (19 tahun) warga Cakung, Jakarta Timur, mengaku sangat terbantu dengan adanya program KIP Kuliah. Berbekal prestasi yang ia dapat selama SMA, saat ini ia terdaftar sebagai penerima beasiswa KIP yang sedang berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Tengah.

"Sejak masih di bangku SMA saya sudah dapat informasi soal beasiswa kuliah program KIP lewat jalur prestasi. Iseng-iseng daftar dengan modal prestasi semasa SMA, Alhamdulillah lolos. Sampai saat ini bantuan Rp 800 ribu per bulan. Sangat membantu saya untuk operasional kuliah. Itu di luar bantuan uang kuliah Rp 2,4 juta per semester," kata Rio, kepada Rakyat Merdeka.

Baca juga : Evaluasi PON Aceh-Sumut, KONI DKI Siap Terima Kritik & Masukan

Rio menjelaskan, sejak duduk di bangku SMA, orang tuanya sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga karena sang ayah jadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). "Saat dapat beasiswa KIP sangat terbantu dan sangat bersemangat menyelesaikan kuliah agar bisa cepat kerja dan membantu perekonomian keluarga," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.