Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pelatihan Biopori di Babussalam Tingkatkan Resapan Air, Kurangi Risiko Banjir
Kamis, 6 Februari 2025 22:52 WIB
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PMD) Universitas Mataram (Unram) menggelar pelatihan teknik biopori di Dusun Peturunan Puntik dan Dusun Lintak Buwur, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung, Kabinet Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/2/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari program kerja utama pengabdian kepada masyarakat, dengan dukungan dari masyarakat setempat.
Teknik biopori, yang memanfaatkan lubang resapan untuk meningkatkan daya serap tanah terhadap air, bertujuan untuk mengurangi genangan air, memperbaiki kualitas tanah, dan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. Pelatihan ini diikuti beberapa warga dari kedua dusun, yang antusias mempelajari dan mempraktikkan cara pembuatan lubang biopori.
Baca juga : Pertamina Dukung Pemerintah Dalam Penataan Penyaluran LPG Subsidi
Kepala Dusun Peturunan Puntik Ahmadi menyatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN kepada masyarakat. Dengan teknik biopori, tidak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sampah organik yang lebih baik.
Selama kegiatan pemasangan, para warga diajarkan cara menggali lubang biopori dengan menggunakan peralatan sederhana. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai pemanfaatan sampah organik, seperti sisa limbah rumah tangga dan dedaunan, yang dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori sebagai bahan kompos alami.
Baca juga : Pramono Ditantang Segera Beresin Banjir
Kepala Dusun Lintak Buwur Yuliadi Suherjan mengungkapkan kegembiraannya setelah mengikuti kegiatan pemasangan biopori ini. Dia mengaku baru tahu kalau sampah organik bisa dimanfaatkan dengan cara seperti ini. Tekniknya mudah dan bisa dilakukan di pekarangan rumah. Selain itu, tanah jadi lebih subur.
Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah pelatihan kegiatan pemasangan biopori saja, tetapi juga memicu gerakan kolektif di masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari warga setempat, mereka menyatakan siap memberikan dukungan berkelanjutan, berupa kegiatan berskala Besar terkait tekhnik pemasangan biopori
Baca juga : Kapolri Tegaskan Polri Komitmen Tingkatkan Pelayanan Dan Perlindungan Masyarakat
Dengan terlaksananya kegiatan di Desa Babussalam, diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Gerung dalam menerapkan teknologi ramah lingkungan. Semoga upaya ini menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Lalu Rosmawan
Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Babussalam
Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Babussalam
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya