Dark/Light Mode

Cegah Penyakit, FK Universitas Trisakti Kampanyekan PHBS di SIJB Malaysia

Selasa, 14 April 2026 22:33 WIB
Edukasi Cegah Penyakit dengan PHBS oleh tim PkM Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, di Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB), Malaysia, 9–10 April 2026. (Foto: Dok. Universitas Trisakti)
Edukasi Cegah Penyakit dengan PHBS oleh tim PkM Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, di Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB), Malaysia, 9–10 April 2026. (Foto: Dok. Universitas Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional bertema “Cegah Penyakit dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” di Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB), Malaysia, pada 9–10 April 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Sekolah Indonesia Johor Bahru dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, serta didukung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti. Tim dipimpin dr. Ida Effendi dengan anggota dr. Kartini, dr. Diani Nazma, dr. Triasti Khusfiani, drg. Laurensia Lim, dan drg. Lili Effendi.

Program ini diikuti 102 siswa kelas I–III Sekolah Dasar (SD) beserta guru pendamping. Kegiatan menjadi bagian dari integrasi pendidikan dan kesehatan untuk memperkuat pengetahuan dasar serta membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Anak usia sekolah dasar dinilai rentan terhadap penyakit infeksi. Tingginya penularan penyakit di lingkungan sekolah dapat memengaruhi status kesehatan, tumbuh kembang, hingga masa depan anak. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan PHBS di rumah maupun di sekolah.

Baca juga : Swamedikasi Aman untuk Pekerja Migran, Ini Upaya FK Universitas Trisakti

Kegiatan berlangsung interaktif melalui edukasi langsung, praktik cuci tangan enam langkah sesuai panduan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), serta sesi tanya jawab mengenai kebiasaan sehat.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan fisik kebersihan diri meliputi kulit, rambut, kuku, serta gigi dan mulut. Pemeriksaan kebersihan oleh dr. Kartini dan dr. Diani Nazma menunjukkan lebih dari 30 persen siswa masih memiliki kebersihan kuku yang kurang memadai, ditandai adanya kotoran di bawah kuku dan kuku yang terlalu panjang.

Edukasi mengenai cara membersihkan kuku juga diberikan secara personal kepada siswa untuk memastikan pemahaman yang benar. Sementara itu, pemeriksaan gigi oleh drg. Laurensia Lim dan drg. Lili Effendi menunjukkan sebagian besar siswa memiliki kondisi gigi yang cukup baik. Namun, ditemukan beberapa kasus karies superfisial hingga dalam serta kalkulus pada sejumlah siswa.

Berdasarkan temuan tersebut, siswa diberikan edukasi tentang pentingnya menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang benar serta mengurangi konsumsi gula di antara waktu makan.

Baca juga : FK Universitas Trisakti Edukasi Jajanan Sehat di Sekolah Indonesia Johor Bahru

Ketua tim, dr. Ida Effendi, menegaskan bahwa penerapan PHBS merupakan langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penyakit menular.

“PHBS harus dimulai dari hal-hal kecil, seperti mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta istirahat yang cukup. Pembiasaan perilaku sehat perlu diperkuat dalam kegiatan sehari-hari agar dapat diterapkan secara konsisten,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan, kebiasaan tersebut berperan penting dalam mencegah penularan penyakit seperti influenza, diare, dan infeksi kulit yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar.

Guru SIJB menyambut baik kegiatan ini dan menilai program tersebut membantu memperkuat pendidikan karakter dan kesehatan di lingkungan sekolah. Sejumlah siswa juga mengaku senang mengikuti kegiatan dan berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan.

Baca juga : Dosen Universitas Trisakti Ubah Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi di Jepang

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Universitas Trisakti dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui integrasi dalam kurikulum, penelitian, dan PkM bersama mitra, khususnya pada: 

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being). Kegiatan penyuluhan PHBS bagi anak sekolah sejalan dengan upaya global dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta menekan angka penyakit yang dapat dicegah.
  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui edukasi kesehatan berbasis teknologi yang dikemas agar dapat dipahami dengan mudah untuk mendukung promosi kesehatan pada anak usia sekolah
  • SDG 17 – Mitra Kerja Sama (Partnerships for the Goals), melalui kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, KJRI Johor Bahru, dan Sekolah Indonesia Johor Bahru.

Melalui kegiatan ini, dr. Ida Effendi dan tim berharap siswa-siswi SIJB dapat menjadi agen perubahan yang mengedukasi lingkungan sekitarnya tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.