Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polda Banten: Terpal-Galon Aqua Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang
- Menhub: 114 Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 108 Selamat 6 Meninggal
- Guru Besar Trisakti Puji Blusukan Gibran Soal Dampak Karhutla
- Man City Menang di Derby Manchester Meski 10 Pemain
- Aktivis Apresiasi Wapres Gibran Lihat Langsung Dampak Karhutla ke Orangutan
UNSRI Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan Reproduksi Bencana Desa Sukamenang
Senin, 14 September 2026 10:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Situasi bencana tidak hanya menghadirkan risiko kerusakan lingkungan dan kehilangan harta benda, tetapi juga meningkatkan ancaman terhadap kesehatan kelompok rentan, terutama perempuan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, remaja, lansia, dan penyandang disabilitas.
Melihat kondisi tersebut, tim dosen Universitas Sriwijaya (UNSRI) melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun 2026 melaksanakan kegiatan dengan judul “Optimalisasi Peran Karang Taruna dalam Kesiapsiagaan Kesehatan Reproduksi pada Situasi Bencana di Desa Sukamenang”.
Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama Juli hingga September 2026 ini menyasar Karang Taruna Dinamika Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Baca juga : UNU Cirebon Bantu BUMDes Tekan Risiko Kematian Ikan dengan E-Ox Level
Ketua tim pengabdian, Rini Anggraini, S.K.M., M.P.H., bersama anggota dan Widya Lionita, S.K.M., M.P.H. dan Zesi Aprillia, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.An., dari Universitas Sriwijaya, yang dibantu Yuni Erlinda, S.Gz., M.Gz. serta mahasiswa dan alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya melaksanakan kegiatan pemberdayaan melalui edukasi, pelatihan, simulasi, penerapan media teknologi edukasi, pendampingan, dan evaluasi.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan Univeritas Sriwijaya di Desa Sukamenang, Muara Enim, Sumatera Selatan. (Foto: Dok. UNSRI)
Kegiatan ini menguatkan peran Karang Taruna sebagai agen edukasi masyarakat dalam menghadapi risiko kesehatan reproduksi saat bencana. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan reproduksi dan bencana, risiko kekerasan berbasis gender, pencegahan masalah kesehatan reproduksi saat kondisi darurat, serta penguatan peran pemuda dalam kesiapsiagaan bencana.
Baca juga : Dorong Pelindungan Santri, Unida Bentuk Ekosistem Pesantren Inklusif di Arridho
Teknologi inovasi yang diterapkan dalam kegiatan ini berupa Video Edukasi Konsep Dasar Kesehatan Reproduksi dan Bencana, Kartu Kespro Saat Bencana: Boleh dan Tidak Boleh, serta Kartu Edukasi Tas Siaga Bencana.
Media tersebut dirancang agar mudah dipahami dan digunakan kembali oleh karang taruna. Kartu edukasi digunakan melalui metode interaktif untuk membantu peserta mengenali tindakan yang tepat dan kebutuhan kelompok rentan seperti wanita usia subur 15-49 tahun (remaja putri ataupun wanita menikah), ibu hamil, dan ibu menyusui dalam situasi darurat.
Selain edukasi langsung, Karang Taruna Dinamika juga dilatih membuat media digital Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui Instagram serta melakukan simulasi penyediaan informasi darurat dan role play penanganan korban kekerasan seksual pada situasi bencana.
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas mitra. Anggota Karang Taruna Dinamika telah mengimplementasikan penggunaan Kartu Kespro Saat Bencana: Boleh dan Tidak Boleh pada kelompok wanita usia subur Desa Sukamenang sebagai edukator kesiapsiagaan kesehatan reproduksi bencana. Evaluasi juga menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan karang taruna setelah mengikuti rangkaian kegiatan.
Baca juga : BEM UNSRI Luncurkan PPK Ormawa 2026, Wujudkan Kolaborasi untuk Pemberdayaan Desa
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDGs 5 tentang Kesetaraan Gender melalui penguatan perlindungan kelompok rentan dalam kondisi bencana.
Tim Universitas Sriwijaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Karang Taruna Dinamika Desa Sukamenang, Ketua Karang Taruna Hafiz Zahir, Kepala Desa Sukamenang Ahmad Redi, S.Pd., NL.P, Sekretaris Desa M. Syarif Hidayatullah, perangkat desa, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya Tahun 2026 ini menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan masyarakat desa melalui inovasi edukasi kesehatan dan kesiapsiagaan bencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya