Dark/Light Mode

Penerapan Penganggaran dan Pengelolaan Keuangan pada UMKM

Minggu, 18 Oktober 2026 20:36 WIB
Penulis bersama Ibu Ade, pemilik Warkop Neng Dira. (Foto: Dok. Penulis)
Penulis bersama Ibu Ade, pemilik Warkop Neng Dira. (Foto: Dok. Penulis)

UMKM berperan penting dalam meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan kerja. Salah satu contohnya adalah Warkop Neng Dira. Yang didirikan Ibu Adel pada 2021, setelah masa pandemi Covid-19.

Usaha ini didirikan Ibu Adel setelah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kondisi jobless saat itu mendorongnya untuk mencari alternatif sumber pendapatan dengan memanfaatkan peluang bisnis di sekitar tempat tinggal.

Keputusan mendirikan warkop juga didukung oleh keterampilan yang dimiliki serta kebutuhan masyarakat terhadap makanan dan minuman yang praktis dan terjangkau. Warkop Neng Dira kemudian berkembang menjadi usaha yang memberikan penghasilan bagi pemilik sekaligus membuka kesempatan kerja bagi satu orang karyawan.

Warkop Neng Dira menyediakan produk yang umum ditemukan pada usaha warung kopi, yaitu kopi dan teh, minuman dingin atau minuman kemasan, mie instan, serta makanan ringan atau camilan. Produk tersebut dipilih karena sesuai dengan kebutuhan pelanggan di sekitar lokasi usaha.

Penjualan dan Produk Terlaris 

Omzet penjualan Warkop Neng Dira bersifat fluktuatif. Pada hari biasa, omzet diperkirakan berkisar Rp 200.000–Rp 300.000 per hari, sedangkan ketika kondisi sedang ramai omzet dapat mencapai sekitar Rp 800.000 dalam satu hari. Kopi menjadi salah satu produk yang banyak diminati, khususnya oleh pengemudi ojek online. Sementara itu, mie instan dan minuman dingin banyak diminati oleh anak-anak sekolah. Perbedaan karakteristik pelanggan tersebut menjadi pertimbangan dalam penyediaan stok barang.

Baca juga : Astra Bawa UMKM ke Trade Expo Indonesia 2026, Catat Transaksi Ekspor Rp 400 M

Dalam merencanakan penjualan, Ibu Adel menggunakan data penjualan periode sebelumnya sebagai dasar untuk memperkirakan kebutuhan pada bulan berikutnya. Apabila penjualan bulan sebelumnya ramai, jumlah persediaan dan persiapan stok akan ditambah. Kondisi penjualan yang lebih rendah menjadi pertimbangan untuk mengendalikan pembelian.

Selain perencanaan persediaan, dilakukan pula pencatatan untuk kebutuhan perbaikan peralatan yang rusak dan penambahan stok barang. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara harian atau berkala penting untuk mengetahui kondisi keuangan secara lebih akurat, termasuk untuk menilai apakah usaha menghasilkan keuntungan atau kerugian.

Pengeluaran Operasional

Pengeluaran utama Warkop Neng Dira meliputi tagihan listrik dan gas, pembelian bahan baku seperti kopi, gula, mie, telur, dan minuman kemasan, gaji satu orang karyawan, biaya sewa tempat atau kios, serta biaya operasional lainnya.

Pengendalian pengeluaran sangat penting karena besarnya biaya operasional akan memengaruhi keuntungan bersih. Oleh sebab itu, pencatatan biaya perlu dilakukan secara teratur agar pemilik dapat mengetahui penggunaan dana dan menentukan prioritas pengeluaran.

Perhitungan Keuntungan

Baca juga : KONI Jakarta Perketat Kualifikasi Atlet, Bidik Prestasi Di PON 2028

Keuntungan bersih diperoleh dengan membandingkan total penjualan dengan seluruh biaya yang dikeluarkan selama periode tertentu. Secara sederhana, perhitungan dapat dirumuskan sebagai berikut:

Keuntungan Bersih = Total Penjualan Bulanan − (Total Biaya Bahan Baku + Total Biaya Operasional)

Perhitungan tersebut memberikan gambaran mengenai hasil usaha yang sebenarnya dan dapat menjadi dasar untuk menentukan penggunaan dana, seperti menambah persediaan, memperbaiki peralatan, mengembangkan usaha, atau menyediakan dana cadangan.

Kendala yang Dihadapi

Dalam menjalankan usaha, terdapat beberapa kendala yang perlu dihadapi, seperti kenaikan harga dan keterbatasan bahan baku yang dapat meningkatkan biaya produksi serta mengurangi keuntungan.Selain itu, persaingan usaha menuntut pelaku usaha untuk menjaga kualitas produk dan pelayanan agar tetap mampu menarik konsumen. Perubahan selera konsumen juga perlu diperhatikan melalui evaluasi dan penyesuaian produk.Keterbatasan modal dan sumber daya menjadi tantangan lainnya. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang efektif dan penggunaan modal sesuai prioritas diperlukan agar kegiatan operasional berjalan lancar dan usaha dapat berkembang.

Saat penjualan menurun, Warkop Neng Dira dapat menerapkan promosi untuk menarik minat pelanggan, misalnya Buy 1 Get 1 atau membeli mie instan dengan bonus teh es manis. Strategi tersebut bertujuan meningkatkan daya tarik produk dan mendorong pembelian.Ketika harga bahan baku meningkat, Ibu Adel berupaya mencari dan membandingkan pemasok alternatif yang menawarkan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan kualitas. Langkah ini merupakan bentuk pengendalian biaya agar kenaikan harga bahan tidak terlalu memengaruhi keuntungan usaha.

Baca juga : PT DPM Dorong UMKM Dairi Naik Kelas Lewat Pameran INACRAFT 2026

Pentingnya Penganggaran dan Pembukuan

Menurut Ibu Adel, penganggaran dan pembukuan sangat penting bagi UMKM. Pembukuan yang jelas membantu pemilik mengetahui jumlah modal, besarnya pengeluaran, pemasukan, serta keuntungan riil yang diperoleh.

Tanpa pencatatan yang baik, pemilik usaha akan kesulitan mengetahui kondisi keuangan secara objektif. Dengan demikian, penganggaran tidak hanya digunakan untuk merencanakan pembelian dan penjualan, tetapi juga menjadi alat pengendalian agar kegiatan usaha berjalan lebih terarah.

Target dan Harapan Masa Depan

Ibu Adel berharap, penjualan Warkop Neng Dira terus meningkat dan stabil setiap harinya. Selain mempertahankan usaha, beliau juga ingin mengembangkan bisnis dengan membuka cabang baru. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan pengelolaan keuangan yang baik, pengendalian biaya operasional, peningkatan kualitas pelayanan, serta perencanaan usaha yang teratur dan konsisten.

Rizky Firmansyah
Rizky Firmansyah
Rizky Firmansyah, Sabrina Salsabila, dan Shaqi Azzahra, Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Pamulang

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.