Dark/Light Mode

Alumni Trisakti Bekali Mahasiswa Ekonomi Hadapi Tantangan Dunia Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 14:58 WIB
Foto: Dok. IKA IESP-EP Trisakti.
Foto: Dok. IKA IESP-EP Trisakti.

RM.id  Rakyat Merdeka - Perubahan teknologi dan transformasi ekonomi global semakin membentuk wajah dunia kerja. Menghadapi tantangan tersebut, mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir strategis, serta jeli menangkap peluang karier lintas sektor.

Untuk membekali mahasiswa menghadapi perubahan tersebut, Ikatan Alumni Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan-Ekonomi Pembangunan (IKA IESP-EP) Trisakti bersama Badan Pengurus Harian Mahasiswa Jurusan (BPHMJ) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti menggelar diskusi bertajuk “Future of Work: Tantangan dan Peluang Karier Lulusan Ekonomi Pembangunan”.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus A Universitas Trisakti pada 27 Oktober 2026 ini menjadi ruang kolaborasi antara alumni dan mahasiswa untuk membahas perkembangan dunia profesional, perubahan kebutuhan industri, serta peluang karier bagi lulusan Ekonomi Pembangunan.

Diskusi tersebut menghadirkan perspektif akademik sekaligus pengalaman praktis alumni, sehingga mahasiswa mendapatkan gambaran lebih luas mengenai tantangan memasuki dunia kerja dan strategi membangun karier di tengah perubahan zaman.

Salah satu pembicara, Hevi Novianti, alumni Ekonomi Pembangunan Universitas Trisakti yang kini berkiprah sebagai praktisi profesional sekaligus pengusaha, menekankan pentingnya keberanian mengembangkan potensi diri dan tidak membatasi pilihan pekerjaan hanya pada bidang yang sesuai dengan latar belakang pendidikan formal.

“Lulusan Ekonomi Pembangunan memiliki fondasi keilmuan yang sangat relevan dengan berbagai sektor industri. Kemampuan memahami dinamika ekonomi, menganalisis permasalahan, merumuskan strategi, dan membaca peluang merupakan kompetensi yang dapat diterapkan dalam beragam profesi, baik di sektor pemerintahan, korporasi, industri kreatif, maupun kewirausahaan,” ujar Hevi.

Baca juga : BEM FKG Universitas Trisakti Sukses Selenggarakan DENSMART 2026

Menurut Hevi, perjalanan karier seseorang tidak selalu harus linear mengikuti jurusan yang ditempuh selama kuliah.

Kemampuan mengembangkan kompetensi, membangun jejaring profesional, memanfaatkan peluang, dan beradaptasi dengan perubahan justru menjadi faktor penting dalam perjalanan karier.

Pengalamannya menekuni berbagai bidang, mulai dari industri media, dunia korporasi, pengembangan bisnis, hingga hubungan strategis dan kelembagaan, menjadi gambaran bahwa lulusan Ekonomi Pembangunan memiliki kesempatan untuk berkarier lintas sektor.

Salah satu isu utama yang dibahas dalam diskusi tersebut adalah kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Di tengah transformasi digital, perusahaan dan organisasi tidak hanya membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan akademik.

Keterampilan digital, analisis data, komunikasi efektif, serta kemampuan berpikir strategis juga semakin dibutuhkan.

Baca juga : Universitas Trisakti Latih Kader TP-PKK Meruya Selatan Ubah Jelantah Jadi Sabun Cuci Tangan

Bagi lulusan Ekonomi Pembangunan, perkembangan tersebut justru membuka peluang untuk memasuki berbagai profesi, seperti analis ekonomi, perencana pembangunan, analis kebijakan publik, konsultan bisnis, profesional sektor keuangan, pengembang usaha, hingga wirausahawan.

Karena itu, mahasiswa didorong mempersiapkan karier sejak masih menjalani perkuliahan.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan keterampilan, keterlibatan dalam organisasi, pengalaman magang, pemanfaatan teknologi, serta pembangunan jejaring profesional.

Kaprodi Apresiasi Kolaborasi Alumni dan Mahasiswa Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, Dr. Syofriza Syofyan, mengapresiasi inisiatif kolaborasi IKA IESP-EP Trisakti dan BPHMJ FEB Universitas Trisakti.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja.

Diskusi ini juga dinilai dapat membantu mahasiswa memahami relevansi ilmu Ekonomi Pembangunan di tengah perubahan kondisi ekonomi serta perkembangan teknologi yang memengaruhi berbagai sektor industri.

Baca juga : Pembangunan Harus Sejahterakan Warga

Pertemuan dengan alumni yang telah memiliki pengalaman profesional memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai penerapan ilmu yang dipelajari selama perkuliahan.

Kolaborasi IKA IESP-EP Trisakti dan BPHMJ FEB Universitas Trisakti sekaligus memperlihatkan pentingnya peran alumni dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa.

Jejaring alumni tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga berpotensi menjadi sarana berbagi pengalaman, transfer pengetahuan, pendampingan karier, hingga membuka akses terhadap peluang profesional dan kewirausahaan.

Melalui sinergi berkelanjutan, mahasiswa diharapkan lebih mudah mengenali kebutuhan industri sekaligus mempersiapkan kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Kegiatan “Future of Work: Tantangan dan Peluang Karier Lulusan Ekonomi Pembangunan” ini diharapkan menjadi langkah untuk membangun ekosistem kolaboratif antara mahasiswa, alumni, perguruan tinggi, serta dunia usaha dan industri.

Dengan dukungan pengalaman alumni dan penguatan kompetensi selama masa perkuliahan, lulusan Ekonomi Pembangunan Universitas Trisakti diharapkan mampu menghadapi perubahan dunia kerja, sekaligus memanfaatkan peluang karier di berbagai sektor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.