Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Marc Klok Cs Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Manila Digger
- Lautaro Martinez Tak Dijual, Barcelona Gigit Jari
- Guru Besar UGM: Penanganan Karhutla Jangan Hanya Hebat Saat Api Sudah Menyala
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Universitas Trisakti Dampingi BUMDes Wangunjaya Ternak Ayam Berkelanjutan
Jumat, 21 Agustus 2026 11:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Trisakti melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mendampingi BUMDes Mitra Warga, Desa Wangunjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pengembangan pemeliharaan ayam di pekarangan rumah dan produksi telur berbasis kemitraan.
Kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap selama periode April hingga Agustus 2026 ini mencakup peningkatan literasi pemenuhan protein hewani, pelatihan pemeliharaan ayam di pekarangan rumah, percontohan kandang ayam berkelanjutan, serta pelatihan pengelolaan dan pencatatan hasil produksi telur.
Desa Wangunjaya memiliki potensi pertanian dan peternakan yang besar karena didukung oleh kondisi alam dan sumber daya hayati yang melimpah. Namun, protein hewani belum menjadi kebiasaan konsumsi rutin harian keluarga. Ketersediaan telur di tingkat desa masih terbatas, sementara konsumsi protein hewani belum menjadi kebiasaan rutin keluarga.
Di sisi lain, pemeliharaan ayam di lingkungan rumah menghadapi kendala bau dan limbah kotoran yang dapat mengganggu kenyamanan warga. Sebagian masyarakat masih enggan memelihara ayam di pekarangan karena khawatir terhadap bau, limbah kotoran, serta dampaknya terhadap kenyamanan lingkungan tempat tinggal.
Kegiatan PkM Universitas Trisakti diarahkan untuk memperkenalkan cara pemeliharaan ayam yang lebih ramah lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan produksi telur di tingkat desa.
Baca juga : Universitas Trisakti Gelar PKM Internasional Migrant Money Guide di Ho Chi Minh
Salah satu kegiatan utama adalah penerapan percontohan kandang ayam berkelanjutan. Kandang dirancang untuk mendukung pemeliharaan ayam di pekarangan rumah dengan memperhatikan kenyamanan lingkungan.
Sistem kandang memanfaatkan lapisan daun kering pada bagian bawah kandang. Lapisan tersebut membantu mengurangi bau yang berasal dari kotoran ayam. Selain itu, perilaku alami ayam yang mencakar-cakar lapisan bawah kandang membantu proses pencampuran daun kering dan kotoran, sehingga mendukung proses pembentukan daun kering menjadi kompos.
Dengan pendekatan tersebut, kandang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeliharaan ayam, tetapi juga berpotensi menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kegiatan pertanian masyarakat.
Selain penerapan kandang, tim Universitas Trisakti memberikan pelatihan mengenai pemenuhan protein hewani, pemeliharaan ayam di pekarangan rumah, serta pengelolaan dan pencatatan hasil produksi telur.
BUMDes Mitra Warga memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai pengelola sekaligus mitra kolaborasi produksi telur berbasis pekarangan rumah tangga. Melalui pola kemitraan dengan warga, BUMDes diharapkan dapat memperkuat pendampingan pemeliharaan ayam, pencatatan jumlah ayam dan produksi telur, serta pengelolaan hasil kandang.
Baca juga : PKM Internasional Universitas Trisakti Hadir di Vietnam
Ketua BUMDes Mitra Warga Desa Wangunjaya, Hendi Subagya, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilakukan oleh Universitas Trisakti, kami jadi lebih paham mengenai peternakan ayam,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, kegiatan pendampingan tersebut dapat memberikan pengetahuan baru bagi BUMDes dan masyarakat mengenai pemeliharaan ayam yang dapat dilakukan di sekitar rumah namun tetap menjaga kenyamanan lingkungan
Program ini memiliki tiga tujuan utama yang dilaksanakan dalam serangkaian kegiatan. Tujuan pertama adalah peningkatan pemenuhan protein hewani harian melalui literasi gizi dan penerapan teknologi tepat guna berupa kandang ayam pekarangan yang ramah lingkungan. Kandang ayam di pekarangan dapat menghasilkan telur yang dapat membantu memperluas akses terhadap sumber protein hewani.
Sistem kandang ayam berkelanjutan ini dapat mengurangi bau kotoran ayam yang mengganggu kenyaman warga sekitar. Diharapkan dapat menumbuhkan minat warga untuk memelihara ayam di pekarangan rumah tanpa khawatir baukotoran ayam yang mengganggu kenyamanan lingkungan.
Tujuan berikutnya adalah peningkatan kelembagaan BUMDes Mitra Warga Desa Wangunjaya melalui pelatihan pengelolaan hasil kandang dan kemitraan sederhana dengan warga pemelihara ayam di masa mendatang.
Baca juga : Inovasi Eco-Masjid Universitas Trisakti, Hilirisasi Riset Daur Ulang Air Wudhu
Dengan demikian, pemeliharaan ayam di pekarangan rumah warga dapat menjadi bagian dari upaya membentuk sistem ketahanan pangan desa yang lebih terpadu.
Kegiatan PkM ini dipimpin oleh Ardilla Jefri Karista, S.T., M.Sc. dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti, dengan anggota tim dr. Fransisca Chondro, M.Biomed, AIFO-K dari Fakultas Kedokteran, Dr. Christina Sari, S.Pd., M.T. dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, serta mahasiswa Eliazer Jamindo Mantab dan Hayden Sen Nataprawira.
Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Tahun Anggaran 2026.
Melalui kegiatan yang berlangsung selama April hingga Agustus 2026, Universitas Trisakti bersama BUMDes Mitra Warga mendorong terbentuknya praktik pemeliharaan ayam pekarangan yang lebih ramah lingkungan, peningkatan produksi telur, serta penguatan kemitraan antara BUMDes dan masyarakat Desa Wangunjaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya