Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kabut Asap, Lion Air dan Batik Air Alihkan Pendaratan
Sabtu, 14 September 2019 17:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabut asap yang terjadi di beberapa daerah, berimbas pada dunia penerbangan. Kondisi ini mengakibatkan pendeknya jarak pandang (visibility below minimum), dan rawan keselamatan penerbangan.
Terkait hal tersebut, sejumlah rute penerbangan Lion Air Group (Lion Air, Wings Air, dan Batik Air) dipastikan mengalami keterlambatan keberangkatan dan kedatangan (delay), pengalihan pendaratan (divert), serta melakukan pembatalan penerbangan (cancel) di beberapa jaringan domestik yang dilayani.
Baca juga : Kabut Asap, 17 Rute Pesawat Wings Air Ini Dibatalkan
Berikut ini adalah informasi rute Lion Air dan Batik Air yang mengalami pengalihan pendaratan, seperti disampaikan Lion Air Group dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/9):
- Lion Air Penerbangan JT-626 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Tarakan (TRK) divert Balikpapan (BPN).
- Lion Air Penerbangan JT-314 Surabaya (SUB) – Samarinda (AAP) divert Balikpapan (BPN).
- Lion Air Penerbangan JT-666 Surabaya (SUB) – Samarinda (AAP) divert Makassar (UPG).
- Batik Air Penerbangan ID-6692 Yogyakarta Kulonprogo (YIA) – Samarinda (AAP) divert Balikpapan (BPN).
- Batik Air Penerbangan ID-6258 Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) – Samarinda (AAP) divert Makassar (UPG).
[HES]
Baca juga : Kabut Asap Menebal, 5 Penerbangan di Bandara Palembang Ditunda
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya