Dark/Light Mode

Kolaborasi Chint Indonesia Dan Nurinda Sepakati Kerja Sama Produksi MV Panel

Minggu, 8 September 2024 18:28 WIB
Direktur PT CHINT Indonesia Ace Chang (kanan) dan Direktur PT NURINDA Suwardi Setiawan menyepakati kerja sama nota kesepahaman Memorandum of Agreement (MoA) pada kegiatan “Perjanjian Kerja Sama Joint Venture Agreement Antara PT CHINT Indonesia dengan PT NURINDA di Hotel Westin, Jakarta, Sabtu (7/9/2024). (Foto: Istimewa)
Direktur PT CHINT Indonesia Ace Chang (kanan) dan Direktur PT NURINDA Suwardi Setiawan menyepakati kerja sama nota kesepahaman Memorandum of Agreement (MoA) pada kegiatan “Perjanjian Kerja Sama Joint Venture Agreement Antara PT CHINT Indonesia dengan PT NURINDA di Hotel Westin, Jakarta, Sabtu (7/9/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Produsen peralatan elektrikal global, CHINT Group, melalui anak perusahaannya, PT CHINT Indonesia, berekspansi ke produksi panel kubikel listrik tegangan menengah atau medium voltage dengan membangun unit produksi Air Insulated Switchgear (AIS) dengan tegangan 24 kilovolt (kV) di Cikupa, Tangerang.

Pembangunan fasilitas ini dilakukan atas kolaborasi PT CHINT Indonesia dengan PT NURINDA selaku perusahaan penyedia panel listrik.

Kerja sama ini tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Agreement (MoA) pada kegiatan “Perjanjian Kerja Sama Joint Venture Agreement Antara PT CHINT Indonesia dengan PT NURINDA” di Hotel Westin, Jakarta, Sabtu (7/9/2024).

Direktur CHINT Indonesia Ace Chang menjelaskan, sinergitas bersama  NURINDA merupakan salah satu upaya perusahaan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Baca juga : Perhelatan IAF 2024, PGN Siap Kerja Sama Low Carbon Business

Hal ini untuk mengkonsolidasikan penggunaan produk dan membangun ekosistem dalam negeri pada bidang kelistrikan sebagaimana yang digagas  PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melalui program Local Content Movement for Nation (Locomotion).

“Melihat kebutuhan produk peralatan switchgear untuk memenuhi kebutuhan transmisi tenaga listrik di Indonesia tiap tahunnya cukup besar. Diharapkan pembangunan pabrik panel kubikel listrik yang memproduksi switchgear tipe AIS ini mampu berkontribusi bagi peningkatan produktivitas serta kompetensi pada sektor ketenagalistrikan di Indonesia, khususnya dalam memenuhi peralatan switchgear dalam negeri,” ujar Ace Chang.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, pihaknya menggandeng NURINDA karena kemampuannya dalam memproduksi panel listrik bersertifikat, baik di sektor pemerintah maupun swasta pada sejumlah lokasi di Indonesia sehingga sudah teruji kualitas dan keamanannya.

PT NURINDA merupakan perusahaan lokal yang telah berkiprah selama lebih dari 20 tahun di bidang kelistrikan sehingga konsisten dalam menyediakan panel dan perangkat kelistrikan.

Baca juga : Arab Saudi Vs Indonesia, Nunggu Cakar Tajam Garuda

Direktur NURINDA Suwardi Setiawan menargetkan, kapasitas produksi tahunan pembangunan pabrik panel kubikel listrik bersama PT CHINT Indonesia sebanyak 2.000 panel listrik AIS.

“Kita targetkan produksi tahunannya berada di 2.000 pada tingkat tegangan 24 kV dan tiap tahunnya akan terus bertambah. Harapannya, kami dapat terus memenuhi kebutuhan switchgear dalam negeri,” tutur Suwardi.

Sementara itu, Director Asia Pacific CHINT Global Johnson Luu yang turut hadir dalam acara ini, menyatakan bahwa ekspansi ini merupakan komitmen berkelanjutan CHINT Indonesia dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di Indonesia.

“Pabrik AIS ini menjadi fasilitas manufaktur global kami yang ke-27. Kami berkomitmen untuk terus memberdayakan sumber daya lokal dan mendukung pertumbuhan industri dalam negeri," ujar Jhonson Luu.

Baca juga : Pamerindo Indonesia Resmi Buka Growtech Jakarta dan ProPak Indonesia 2024

Ia menambahkan, perusahaan juga sedang mengembangkan fasilitas serupa di Kerajaan Saudi Arabia yang dijadwalkan untuk beroperasi pada kuartal mendatang

Ace Chang juga mengungkapkan bahwa ke depannya CHINT Indonesia berencana mengembangkan produksi alat-alat elektrik lainnya untuk memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun internasional.

"Hal ini sejalan dengan prinsip besar CHINT, yakni "Think Global, Act Local," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.