Dark/Light Mode

Diresmikan Menteri Erick, Mandiri Digital Tower Wujud Transformasi Digital Bank Mandiri

Rabu, 18 September 2024 15:52 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) dan Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi (kiri) dalam acara peresmian Mandiri Digital Tower di Jakarta, Rabu (18/9/2024). (Foto: Dok. Bank Mandiri)
Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) dan Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi (kiri) dalam acara peresmian Mandiri Digital Tower di Jakarta, Rabu (18/9/2024). (Foto: Dok. Bank Mandiri)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meresmikan Mandiri Digital Tower, sebagai pusat inovasi teknologi informasi (TI) yang terpadu dengan konsep berkelanjutan.

Mengusung kombinasi arsitektur modern dan inovasi jangka panjang, peresmian Mandiri Digital Tower menjadi wujud komitmen transformasi digital Bank Mandiri dalam menghadapi tantangan di era teknologi.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, saat ini perubahan dunia dalam arah yang cukup ekstrem.

Digitalisasi memainkan peranan yang besar, dalam hal baik maupun buruk, sehingga cyber security harus menjadi perisai utama apabila Bank Mandiri mau maju ke depannya.

Dikatakan Erick, the best defense harus menjadi sebuah kekuatan, selain juga mencoba untuk moving forward karena tidak mungkin hanya terus menjaga teritorial saja.

“Pada faktanya, Bank Mandiri mempunyai sistem yang baik, dari SOP (Standar Operasional Prosedur), Management, hingga talent pool unggulan,” ujar Erick dalam acara peresmian Mandiri Digital Tower di Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Baca juga : IIFC Diresmikan Jokowi, Erick Yakin Jadi Penggerak Ekonomi

Erick mengatakan, transformasi di Bank Mandiri terus dilakukan termasuk dalam mentransformasi human capital. Khususnya, dalam hal leadership yang salah satu turunannya mengenai the best defense dalam digitalisasi.

Dikatakan Erick, Bank Mandiri memiliki ‘Livin’ yang harus dorong menjadi agregator dalam hal payment dalam booking hotel, pesawat terbang, kereta api, dan lain-lain yang mana ekosistemnya memang sudah ada di BUMN.

“Yang jika dibangun secara maksimal, maka BUMN Indonesia bisa menjadi leading sector di market digital. Hal ini lah yang didorong oleh Menteri dan Wakil Menteri di Kementerian BUMN dan saya yakin Mandiri dengan Livin-nya bisa,” ucap Erick.

Ia berharap, agar Bank mandiri dapat memperkuat data center sebagai tindak lanjut dari pendirian Mandiri Digital Tower yang dapat menjadi backbone bagi dunia digitalisasi di BUMN.

Menurutnya, dengan progres dan loncatan yang terus dilakukan, Bank Mandiri bisa menjadi leading financial company di Asia Tenggara pada tahun 2032.

“Kementerian BUMN tentu mendorong transformasi untuk kebaikan pertumbuhan ekonomi negara, dan kesejahteraan rakyat indonesia sebagai bagian dari komitmen, sehingga kita harus memastikan hal itu terjadi,” katanya.

Baca juga : Di Konferensi Internasional, Menteri AHY Bicara Kepemimpinan Transformasional

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, terletak di kawasan strategis Tomang, Jakarta Barat, Mandiri Digital Tower bukan hanya sekadar pusat operasional teknologi, namun juga ikon baru bangunan hijau berkelanjutan.

“Gedung ini telah meraih sertifikasi platinum dari Green Building Council yang sekaligus menempatkannya di jajaran bangunan ramah lingkungan di Indonesia,” ungkapnya.

Darmawan mengatakan, Mandiri Digital Tower bukan hanya gedung baru, tetapi simbol komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan bisnis yang lebih hijau dan teknologi yang lebih maju.

“Kami berusaha memastikan bahwa setiap langkah yang diambil, sejalan dengan strategi kami untuk lebih adaptif dan solutif,” ujar Darmawan.

Ia menyampaikan, gedung perkantoran ini mencakup 32 lantai dengan total luas bangunan sekitar 70 ribu meter persegi (m2), dan dilengkapi dengan fasilitas canggih.

Seperti auditorium berkapasitas 500 orang, ruang olahraga, food court, dan akan dilengkapi daycare, serta klinik kesehatan.

Baca juga : Airin-Ade Siap Modernisasi Moda Transportasi Banten

Dengan komitmen terhadap efisiensi energi, gedung ini dilengkapi dengan panel surya 81 kWp (Kilowatt Peak), kaca Low E untuk meminimalkan penggunaan energi, dan sistem pencahayaan otomatis berbasis sensor.

Selain itu, gedung ini juga dilengkapi teknologi Lift Regenerative Drive dan Destination Control System (DCS) untuk mengurangi konsumsi energi hingga 50 persen.

“Mandiri Digital Tower akan menampung lebih dari 4.400 pegawai yang terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan teknologi informasi di Bank Mandiri,” katanya.

Mandiri Digital Tower tidak hanya mendukung kegiatan operasional TI internal Bank Mandiri, tetapi juga menjadi pusat inovasi digital yang melibatkan berbagai stakeholder di sektor perbankan dan teknologi.

“Kami berharap, gedung ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan memperkuat daya saing perseroan di pasar global,” pungkas Darmawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.