Dark/Light Mode

Pupuk Kaltim Borong Penghargaan Terbaik IQPC Manila 2024

Rabu, 25 September 2024 15:12 WIB
Pupuk Kalimantan Timur (PKT) berhasil meraih penghargaan terbaik dengan predikat Excellence, pada ajang IQPC Manila 2024. (Foto: Istimewa)
Pupuk Kalimantan Timur (PKT) berhasil meraih penghargaan terbaik dengan predikat Excellence, pada ajang IQPC Manila 2024. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) melalui 12 gugus inovasi, berhasil meraih penghargaan terbaik dengan predikat Excellence, pada ajang Internasional Quality & Productivity Convention (IQPC) 2024 yang berlangsung di Manila, Filipina.

Selain itu, satu gugus Pupuk Kaltim juga berhasil meraih predikat Best Innovation Project, atas gagasan inovatif yang dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap nilai efisiensi di lingkungan perusahaan hingga masyarakat.

Vice President (VP) Inovasi dan Pengembangan Manajemen (Inbangmen) Pupuk Kaltim Dian Wahyu Pratama mengatakan, perusahaan setiap tahun rutin berkontribusi dalam IQPC untuk mengukur efektivitas inovasi dalam mendukung komitmen perusahaan dalam peningkatan mutu produksi secara berkesinambungan.

Tahun ini, kata Dian, perseroan mengusung berbagai terobosan unggulan terkait produktivitas, efisiensi operasional hingga implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

"Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Pupuk Kaltim, sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada produksi ekselen. Tetapi, juga komitmen tinggi dalam menciptakan budaya inovasi yang berkelanjutan," ujar Dian, melalui siaran pers, Rabu (25/9/2024).

Dian menjelaskan, keikutsertaan Pupuk Kaltim pada IQPC juga upaya menginternalisasi semangat inovasi insan perusahaan, dengan melahirkan berbagai gagasan yang tidak hanya menitikberatkan dukungan terhadap aktivitas bisnis, tapi juga dampak langsung ke masyarakat sesuai prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

Baca juga : PNM Raih 2 Penghargaan Bergengsi Di Merdeka Award 2024

Menurut Dian, pengembangan inovasi menjadi salah satu fokus perhatian Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kompentensi karyawan, serta bagian dari program pembangunan talent individual dengan membuka peluang networking, shaing knowledge maupun transfer ide inovatif yang dapat diimplementasikan dalam proses bisnis maupun inisiatif perusahaan.

“Hal ini juga upaya kami memelihara budaya inovasi, serta strategi kaderisasi talent inovatif di lingkungan Pupuk Kaltim, dengan memberikan kesempatan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo menyampaikan, apresiasi dan rasa bangga atas penghargaan yang berhasil diraih seluruh gugus inovasi Pupuk Kaltim di IQPC tahun ini.

Budi menilai, keberhasilan ini menunjukkan gagasan inovatif insan Perusahaan mampu mendapatkan pengakuan Internasional, utamanya dalam mendukung peningkatan kinerja, serta dampak positif bagi lingkungan hingga masyarakat.

Apalagi, inovasi telah menjadi budaya kerja di Pupuk Kaltim, dengan berbagai terobosan yang terus menunjukkan peningkatan nilai efisiensi dan efektivitas proses dari tahun ke tahun.

"Seluruh pencapaian pada IQPC tahun ini menunjukkan, Pupuk Kaltim mampu bersaing di tingkat global, dengan membawa solusi-solusi terbaik untuk kemajuan industri,” katanya.

Baca juga : Pertamina Ajak Media Kenali Bisnis Energi Bersih di AJP 2024

Soesilo mengungkapkan, seiring dinamika industri dan tantangan global yang kian kompleks, perseroan mengedepankan inovasi di berbagai bidang, utamanya dalam memperbaiki proses, meningkatkan efisiensi dan memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan.

Hal ini pun dituangkan melalui Pupuk Kaltim Innovation Summit (PKT-IS) sebagai wadah bagi insan perusahaan dalam melahirkan gagasan baru yang kreatif dan inovatif.

Seluruh inovasi tersebut, sambung Budi, bukan hanya memberikan solusi jangka pendek. Namun, turut membawa dampak positif jangka panjang bagi perusahaan dan lingkungan sekitar.

Pada tahun ini, Pupuk Kaltim mampu mencapai efisiensi sebesar Rp 215,8 miliar, dari total inovasi yang dihasilkan.
Soesilo menyadari, jika kemampuan berinovasi akan menentukan sejauh mana perusahaan mampu bertahan dan berkembang.

Mengingat, hal tersebut tidak hanya terbatas pada penciptaan sesuatu yang baru, namun juga menekankan pada menemukan cara baru dalam memperbaiki atau meningkatkan sesuatu yang sudah ada.

"Hal inilah yang terus dikembangkan Pupuk Kaltim, bahkan dalam satu tahun lebih dari 1.000 inovasi yang lahir dari seluruh lini perusahaan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses," ungkap Soesilo.

Baca juga : Dampak Luas Program CSR Pertamina Gas Terbukti di Asian Impacts Awards 2024

Ia berharap, keberhasilan 12 gugus Pupuk Kaltim pada ajang IQPC tahun ini dapat semakin memotivasi seluruh karyawan dalam menggiatkan inovasi secara berkelanjutan.

Sehingga, ke depan performa dan daya saing perusahaan makin diakui di kancah global. Terlebih, dengan inovasi yang selama ini digagas, mampu mendorong kinerja dan mengantarkan Pupuk Kaltim sebagai salah satu Industri Leader tanah air.

"Semangat ini terus kami dorong, karena inovasi bukan lagi keharusan tapi menjadi kebutuhan bagi perusahaan dalam keberlanjutan dan karyawan Pupuk Kaltim memahami itu dengan baik," pungkas Soesilo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.