Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bank Neo Commerce Raup Laba Rp 4,06 M Di Kuartal III-2024
Rabu, 30 Oktober 2024 19:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 4,06 miliar pada kuartal III-2024. Pencapaian ini didorong oleh efisiensi operasional melalui optimalisasi layanan digital dan pengelolaan bisnis yang lebih baik.
Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono menuturkan, pencapaian tersebut membuktikan komitmen BNC dalam menghadirkan solusi keuangan yang efektif bagi nasabah.
“Momentum ini merupakan hal yang baik, karena seiring dengan semakin lengkapnya layanan dan produk perbankan yang kami miliki, kami tetap berhasil menjalankan operasional perbankan yang semakin efisien dan lebih baik lagi,” ujar Eri di Jakarta, Rabu (30/10/2024).
Baca juga : Total Aset bank bjb Tembus 210 Triliun di Kuartal III 2024
Pada kuartal III-2024, BNC mencatatkan penurunan Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menjadi 99,88 persen, turun dari 116,91 persen pada kuartal yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, penyaluran kredit ke segmen korporasi meningkat signifikan, mencapai Rp 2,31 triliun pada September 2024, atau naik 88,01 persen dibandingkan Rp 1,23 triliun pada September 2023.
BNC juga mencatatkan pertumbuhan dalam layanan digital untuk segmen korporasi melalui Corporate Internet Banking (CIB) dan produk Bank Neo Commerce Payroll, yang memudahkan perusahaan dalam melakukan transaksi bisnis dan pembayaran gaji.
Dari sisi kredit, BNC telah menyalurkan kredit senilai Rp 9,26 triliun pada September 2024, terkoreksi 15,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, BNC tetap berfokus pada kualitas penyaluran kredit, dengan Non-Performing Loan (NPL) Nett sebesar 0,99 persen dan NPL Gross sebesar 3,72 persen.
Baca juga : Laba BSI Melonjak 21,6 Persen Di Triwulan III-2024
Salah satu produk unggulan BNC, yaitu Neo Pinjam, menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyaluran kredit langsung kepada nasabah, naik 152,32 persen dari Rp 86 miliar di Januari menjadi Rp 217 miliar pada September 2024. Eri optimis, tren peningkatan ini akan terus berlanjut, didukung oleh database yang kuat dan pemantauan kualitas kredit yang ketat.
BNC juga mencatatkan peningkatan Capital Adequacy Ratio (CAR) menjadi 34,18 persen pada September 2024, naik 7,83 persen secara tahunan. Peningkatan CAR ini mencerminkan kemampuan BNC untuk menanggung risiko kredit dan mendukung pertumbuhan kredit ke depan.
Hingga September 2024, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BNC mencapai Rp 14,14 triliun, terkoreksi 7,59 persen dari Rp 15,30 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sejak transformasinya menjadi bank digital pada 2020, BNC kini telah melayani lebih dari 27 juta pengguna di seluruh Indonesia dengan layanan lengkap yang tersedia melalui aplikasi neobank.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya