Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Loyo Ke Posisi Rp 15.938
Jumat, 15 November 2024 09:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,48 persen ke level Rp 15.938 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.862 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Dolar Hong Kong minus 0,02 persen, ringgit Malaysia dan rupee India minus 0,03 persen, peso Filipina jatuh 0,08 persen, won Korea Selatan turun 0,10 persen, yen Jepang minus 0,12 persen, yuan China melemah 0,16 persen, dolar Singapura naik 0,04 persen dan baht Thailand menguat 0,18 persen.
Baca juga : Lanjutkan Pelemahan, Rupiah Tembus Rp 15.840
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,05 persen ke level 106,73. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,26 persen ke level Rp 16.728, terhadap poundsterling Inggris minus 0,31 persen ke level Rp 20.315, dan terhadap dolar Australia minus 0,24 persen ke level Rp 10.255.
Analis Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah masih belum sanggup menggulingkan dolar AS. Pasalnya, mata uang Negeri Paman Sam itu melanjutkan penguatan usai data klaim pengangguran AS yang lebih kuat dari perkiraan.
Baca juga : Rupiah Kembali Cerah, Tembus Rp 15.763
"Dolar AS juga didukung oleh pernyataan hawkish Powell (Gubernur The Fed Jerome Powell) yang mengatakan bahwa suku bunga tidak perlu buru-buru diturunkan, mengingat ekonomi AS masih sangat kuat dan terkuat di antara negara ekonomi maju," ucapnya, Jumat (15/11/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 15.850 hingga Rp 16.000 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya