Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kolaborasi Smart Grid dan UAV untuk Pertanian Berkelanjutan
Kamis, 5 Desember 2024 00:01 WIB
Dalam era saat ini yang serba digitalisasi, teknologi menjadi kunci utama dari perkembangan berbagai sektor, tak terkecuali pertanian. Saat ini banyak sekali inovasi dan teknologi yang diterapkan, di antaranya adalah Smart Grid dan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) pada sektor pertanian. Penerapan kedua teknologi ini tak hanya menjawab masalah efisiensi dan kekurangan sumber daya, namun juga membantu dalam mencapai SDGs. Kolaborasi keduanya mendukung pencapaian SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Mengapa Kolaborasi ini Penting?
Pertanian modern saat ini mengalami masalah yang cukup serius, dengan terjadinya perubahan iklim yang cukup ekstrem, air dan sumber daya lainnya menjadi terbatas. Selain itu dengan musim yang menjadi tak menentu, dapat berakibat pada gagal panen yang membuat petani merugi. Di sinilah peran teknologi hadir untuk membantu, seperti Smart Grid dan UAV.
- Smart Grid adalah jaringan listrik yang dilengkapi dengan teknologi cerdas untuk mengelola distribusi energi dan air secara efisien. Dalam konteks pertanian, Smart Grid dapat memastikan pasokan sumber daya yang stabil dan mendukung penggunaan energi terbarukan seperti panel surya atau turbin angin (Ahmed et al., 2024).
- UAV, berfungsi sebagai alat pemantauan presisi yang dapat mengumpulkan data tentang kondisi lahan, kelembapan tanah, serta kesehatan tanaman (Maddikunta et al., 2021).
Bagaimana Kolaborasi Keduanya Mencapai SGDs?
Melalui penggunaan UAV yang dilengkapi dengan sensor multispectral, berguna untuk mendeteksi kelembapan tanah, lalu data dikirim pada pusat data Smart Grid (Maddikunta et al., 2021). Melalui data tersebut, sistem akan mengalirkan jumlah air yang sesuai pada masing masing area dengan kelembapan berbeda. Hal ini akan menjadikan lahan pertanian lebih efisien dalam penggunaan air berdasarkan data pemantauan UAV (SDG 6).
Untuk sumber energi sistem ini, Smart Grid terhubung dengan panel surya dan turbin angin. Hal ini akan menggantikan penggunaan bahan bakar fosil untuk menghasilkan listrik (SDG 7). Melalui Smart Grid, penggunaan dan listrik yang dihasilkan dapat terpantau dengan jelas serta efisien. Lalu penggunaan UAV juga dapat digunakan untuk inspeksi kondisi dari panel dan turbin yang digunakan untuk mendeteksi apabila ada kerusakan. Informasi tersebut akan sangat berguna sebagai tindakan preventif dan koreksi cepat untuk menjaga pasokan energi. Kolaborasi inilah yang menciptakan pertanian modern dan inovatif (SDG 9).
Implementasi Nyata
Contoh nyata dari penerapan teknologi ini terlihat di India, di mana UAV dan Smart Grid digunakan secara bersamaan untuk meningkatkan hasil panen padi di daerah Punjabi. UAV memantau kebutuhan irigasi dan mengumpulkan data tanah, yang kemudian digunakan oleh Smart Grid untuk mengatur irigasi berbasis permintaan. Dimana penerapan tersebut bisa meningkatkan keuntungan 30-35%, dan penghematan air hingga 70% dari pada lahan pertanian biasa (adititandon, 2024).
Controler Pengawasan yang Terhubung dengan Smart Grid
Sumber: india.mongabay.com
Kesimpulan
Baca juga : PGN Siapkan Infrastruktur Gas Untuk Program Makan Bergizi Gratis
Kolaborasi dari penggunaan Smart Grid dan UAV ini dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Melalui teknologi ini, petani dapat mengelola sumber daya dengan lebih efisien, meningkatkan produktivitas, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Untuk memaksimalkan potensi ini, diperlukan dukungan dari pemerintah, akademisi, dan industri melalui penyediaan subsidi, pelatihan, serta regulasi yang mendukung.Kolaborasi dari penggunaan Smart Grid dan UAV ini dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Melalui teknologi ini, petani dapat mengelola sumber daya dengan lebih efisien, meningkatkan produktivitas, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Untuk memaksimalkan potensi ini, diperlukan dukungan dari pemerintah, akademisi, dan industri melalui penyediaan subsidi, pelatihan, serta regulasi yang mendukung.
Baca juga : Kolaborasi, PLN Dan Perhutani Kembangkan Hutan Biomassa di Desa Lontar Tangerang
Referensi:
- Moradi, S., Bokani, A., & Hassan, J. (2022, November 1). UAV-based Smart Agriculture: a Review of UAV Sensing and Applications. IEEE Xplore. https://doi.org/10.1109/ITNAC55475.2022.9998411
- Maddikunta, P. K. R., Hakak, S., Alazab, M., Bhattacharya, S., Gadekallu, T. R., Khan, W. Z., & Pham, Q.-V. (2021). Unmanned Aerial Vehicles in Smart Agriculture: Applications, Requirements, and Challenges. IEEE Sensors Journal, 21(16), 1–1. https://doi.org/10.1109/jsen.2021.3049471
- Microgrid Energy Management with Energy Storage Systems: A Review. (2023). CSEE Journal of Power and Energy Systems. https://doi.org/10.17775/cseejpes.2022.04290
- Ahmed, B., Shabbir, H., Naqvi, S. R., & Peng, L. (2024). Smart Agriculture: Current State, Opportunities and Challenges. IEEE Access, 1–1. https://doi.org/10.1109/access.2024.3471647
- adititandon. (2024, April 19). Farming with AI and drones to increase yields, manage resources and reduce pests. Mongabay-India. https://india.mongabay.com/2024/04/farming-with-ai-and-drones-to-increase-yields-manage-resources-and-reduce-pests/
Nathanael Indra Raharjo Paseran
Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Universitas Airlangga
Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Universitas Airlangga
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya