Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kolaborasi Dengan Berbagai Pihak, Rutan Kelas I Bandung Gelar Bansos dan Panen Raya
Sabtu, 7 Desember 2024 18:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat menggelar program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Bandung, pada Jumat, 6 Desember 2024.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan pembukaan turnamen Tenis Lapangan antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) dalam rangka Ka.Kanwil Jabar Cup di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat.
Kakanwil Kemenkumham Jabar, Masjuno, menjelaskan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait 13 program akselerasi yang harus dilaksanakan di seluruh UPT di Indonesia.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta mendukung 13 program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Masjuno saat membuka turnamen Tenis Lapangan dan meresmikan lapangan tenis yang merupakan bantuan hibah dari Pemerintah Kota Bandung.
Baca juga : Puan Ajak Semua Pihak Bersama Bangun Bangsa
Masjuno juga menambahkan bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menargetkan 14 program akselerasi untuk mendukung cita-cita Presiden Prabowo Subianto.
Salah satunya adalah program bantuan sosial (bansos) untuk keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta penguatan ketahanan pangan di lingkungan Rutan dan Lapas di Indonesia.
“Pada kesempatan ini, kami juga memberikan bansos kepada tiga keluarga warga binaan. Ini adalah bentuk kepedulian Kementerian terhadap keluarga WBP,” ungkap Masjuno.
Dalam mendukung ketahanan pangan, Masjuno mengapresiasi warga binaan Rutan Kelas I Bandung yang berhasil melaksanakan panen raya dalam berbagai program pertanian seperti hidroponik, budi daya anggur, maggot, ikan, dan ayam.
Baca juga : Kolaborasi, PLN Dan Perhutani Kembangkan Hutan Biomassa di Desa Lontar Tangerang
“Ini adalah bukti bahwa kami sudah melaksanakan pembinaan terkait ketahanan pangan. Kami akan terus mengintensifkan program ini agar dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Masjuno berharap, program ekosistem industri dan edukasi di Rutan Kelas I Bandung bisa dijadikan contoh bagi UPT lainnya, sebagai implementasi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta 13 program akselerasi tersebut.
“Saya berharap program ini bisa menjadi pilot project bagi UPT Lapas dan Rutan di Jawa Barat,” pungkasnya.
Usai kegiatan, salah satu perwakilan keluarga WBP, Nurjanah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan sosial yang diterima.
Baca juga : Kalah Di Kandang Sendiri, Menang Di Kandang Lawan
"Bantuan ini sangat membantu saya dalam menghidupi keluarga, karena saya berjualan," ujarnya.
Nurjanah juga mengungkapkan bahwa salah satu keluarganya kini menjadi WBP di Rutan Kelas I Bandung.
“Saya berterima kasih atas bantuan sosial ini. Suami saya ditahan di sini sejak 5 November 2024,” tambah Nurjanah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat, serta para tamu undangan dari berbagai instansi dan pihak yang bekerja sama dengan Rutan Kelas I Bandung, seperti Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Kepala Dinas Cipta Karya Kota Bandung, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung, serta sejumlah perusahaan dan kelompok tani yang mendukung program ketahanan pangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya