Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Telkom Sebut Teknologi AI Dongkrak Produktivitas UMKM
Rabu, 11 Desember 2024 20:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui berbagai solusi digitalnya seperti ekosistem Indibiz dan platform PaDi UMKM (Pasar Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) optimistis, teknologi AI (Artificial Intelligence) mampu memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan mendorong daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Executive Vice President (EVP) Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa mengatakan, teknologi AI memiliki peranan penting bagi UMKM karena dapat melakukan berbagai pekerjaan secara mandiri, tanpa perlu melibatkan manusia, seperti pengambilan keputusan, pemrosesan bahasa alami dan analisis data.
Selain itu, AI dapat dimanfaatkan dalam mengotomatisasi proses operasional, serta memberikan analisis bisnis yang lebih dalam. Bahkan, otomatisasi AI bagi operasional UMKM bisa digunakan untuk berbagai tugas administratif, seperti pengelolaan inventaris, penjadwalan dan pengolahan data pelanggan.
Karenanya, Telkom memiliki platform Indibiz yang dilengkapi teknologi AI, agar pelaku UMKM dapat menggunakan asisten digital Bizy, sebuah chatbot berbasis Generative AI, yang dapat menganalisis berbagai data dan memberikan rekomendasi optimal bagi kemajuan bisnis.
Baca juga : Dukung Swasembada Pangan, PIS Dorong Produktivitas Lahan Petani di Sleman
“Indibiz adalah solusi digital Telkom untuk membantu UMKM dalam proses digitalisasi agar meningkatkan efisiensi operasional," ujar Komang, melalui siaran pers, Rabu (11/12/2024).
Berdasarkan laporan Kearney (2020), penerapan AI di kawasan Asia Tenggara diproyeksikan menyumbang 1 triliun dolar Amerika Serikat (AS) untuk PDB (Produk Domestik Bruto) kawasan pada 2030.
Di Indonesia, AI diperkirakan akan berkontribusi hingga 366 miliar dolar AS, atau 12 persen terhadap PDB nasional pada tahun yang sama.
Angka ini, kata Komang, menunjukkan potensi besar bagi UMKM yang memanfaatkan AI untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka.
Baca juga : Pengamat: Tokoh Publik Hingga Artis Dongkrak Elektabilitas Andra-Dimyati
Lebih lanjut Komang menyampaikan, platform PaDi UMKM yang dikembangkan Telkom juga merupakan contoh sukses penerapan AI dalam membantu UMKM karena mampu menghubungkan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas.
Dengan adanya analisis AI, pelaku UMKM dapat lebih mudah menargetkan konsumen yang sesuai dengan produk yang mereka tawarkan.
Komang mengakui, meskipun AI menawarkan berbagai manfaat, ada beberapa tantangan yang dihadapi UMKM dalam implementasinya. Seperti, literasi digital yang belum merata, keterbatasan infrastruktur teknologi dan kendala biaya.
Oleh karena itu, melalui Leap Telkom Digital, perseroan aktif memberikan pelatihan, akses teknologi, serta mengembangkan solusi yang tidak hanya meningkatkan produktivitas UMKM. Tetapi, juga mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Baca juga : Nurdin Halid Sebut Survei Poltracking Tampilkan Objektivitas Data
Selain itu, menurut Komang, Telkom turut mengurangi jejak karbon melalui efisiensi operasional yang lebih baik, penggunaan energi yang lebih efisien dan manajemen sumber daya yang lebih bijaksana.
Ia menekankan, keberlanjutan dalam bisnis bukan hanya soal memaksimalkan keuntungan, tetapi juga memastikan operasional bisnis sejalan dengan tanggung jawab sosial dan ramah lingkungan.
“Kami optimistis, inovasi ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta membangun ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan,” pungkas Komang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya