Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Bos Mitsubishi Soal Insentif Mobil Hybrid 3 Persen: Lebih Tinggi, Lebih Baik
Jumat, 20 Desember 2024 20:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Takao Kato menanggapi kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 3 persen untuk mobil hybrid.
“Tentu insentifnya kalau lebih tinggi lebih baik,” ujarnya usai perayaan produksi 1 juta unit pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Cikarang, Jawa Barat, Jumat (20/12/2024).
Baca juga : Kerek Penjualan Mobil, Menperin Kasih Sinyal Insentif Hybrid Keluar Tahun Depan
Meski begitu, kata dia, pemberian insentif kni sebuah langkah awal yang dapat mendorong penyerapan pasar. Selain itu, langkah pemerintah ini diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di tengah meningkatnya kebutuhan konsumen akan kendaraan hemat energi dan rendah emisi.
Ke depan, Mitsubishi terus memantau perkembangan kebijakan dan permintaan pasar Indonesia dalam mewujudkan strategi elektrifikasi yang lebih luas.
Baca juga : Bos Hyundai Tanya Kepastian Insentif Mobil Hybrid
Saat ditanya apakah, MMKI akan produksi mobil Xpander Hybrid? Dia tidak menjawab pasti. “Rahasia,” ujarnya.
Meski begitu, dia menegaskan, pada tahun depan akan meluncurkan produk baru yang didesain khusus Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya