Dark/Light Mode

Dukung Makan Bergizi Gratis, PGN Suplai Gas ke SPPG Gagaksipat Boyolali

Rabu, 5 Februari 2025 13:37 WIB
Ilustrasi (Dok. PGN)
Ilustrasi (Dok. PGN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya, Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), memastikan ketersediaan gas bumi untuk memasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat, Boyolali. Setiap hari, SPPG ini menyuplai 6.000 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 34 sekolah.

Untuk mendukung operasional dapur SPPG, PGN Gagas menyalurkan 2.000-3.000 meter kubik gas bumi per bulan menggunakan mekanisme beyond pipeline, yaitu Compressed Natural Gas (CNG).

"PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen mendukung program MBG dengan penyediaan jaringan gas, baik melalui pipa maupun CNG untuk daerah yang belum terjangkau infrastruktur gas. Dengan pasokan ini, program MBG dapat menggunakan energi gas bumi yang praktis dan mengalir tanpa henti 24 jam," ujar Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, Rabu (5/2/2025).

Baca juga : Prabowo Sidak Program Makan Bergizi Gratis Di Rawamangun

Kepala SPPG Gagaksipat Ghani Prasetya mengungkapkan apresiasinya terhadap penggunaan gas bumi dalam operasional dapur.

"Menggunakan gas bumi ini sangat mudah dan praktis. Untuk memasak dalam porsi besar, kami membutuhkan pasokan gas yang stabil. Dengan gas alam (gas bumi), proses memasak menjadi lebih efisien," ujar Ghani.

Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menjelaskan bahwa PGN Gagas menyediakan jaringan gas bumi menggunakan metode beyond pipeline melalui CNG untuk wilayah yang belum memiliki jaringan gas pipa.

Baca juga : Makan Bergizi Gratis Prabowo Wujud Keberpihakan Hak Dasar Dan Masa Depan Anak

"Truk-truk gas mengambil pasokan dari sumber terdekat untuk disalurkan ke dapur SPPG. Saat ini, kami juga menjajaki penyaluran gas untuk SPPG di Cirebon dan Lampung," jelas Santiaji.

Gas bumi dalam bentuk CNG diangkut dari Stasiun Pengisian CNG menggunakan Gas Transport Module (GTM) setiap hari.

GTM kemudian mengisi CNG ke Gaslink Cylinder, yang selanjutnya dialirkan ke instalasi pipa gas dapur SPPG Gagaksipat.

Baca juga : Makan Bergizi Gratis Akan Ditambah 100 T

Melalui sistem ini, operasional dapur SPPG yang berjalan dari pukul 20.00 WIB hingga 10.00 WIB dapat beroperasi tanpa gangguan.

Pasokan gas bumi yang stabil memastikan kelancaran penyediaan makanan bergizi bagi ribuan siswa setiap harinya.

Dengan pemanfaatan gas bumi skala besar seperti program MBG, proses memasak menjadi lebih cepat dan efisien, sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.