Dark/Light Mode

BSI Optimalkan Penyaluran Zakat Rp 268,6 Miliar Di 2024

Senin, 10 Februari 2025 17:29 WIB
BSI memperbesar manfaat bagi masyarakat melalui optimalisasi penyaluran zakat perusahaan sebesar Rp 268,6 miliar di sepanjang 2024. (Foto: Dok. BSI)
BSI memperbesar manfaat bagi masyarakat melalui optimalisasi penyaluran zakat perusahaan sebesar Rp 268,6 miliar di sepanjang 2024. (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI memperbesar manfaat bagi masyarakat melalui optimalisasi penyaluran zakat perusahaan sebesar Rp 268,6 miliar di sepanjang 2024. 

Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi mengatakan, hal tersebut seiring keberhasilan BSI menjaga momentum pertumbuhan kinerja positif secara berkelanjutan pada 2024, dengan mencetak laba bersih mencapai Rp 7,01 triliun. 

“Raihan tersebut tumbuh dobel digit sekitar 22,83 persen secara tahunan (year on year/yoy),” ujarnya, Senin (10/2/2025).

Tribuana mengatakan, kenaikan laba BSI tersebut di atas rerata pertumbuhan industri. Pencapaian ini mendorong perseroan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat melalui optimalisasi penyaluran zakat perusahaan. 

Baca juga : UMKM Binaan Pertamina Raih Transaksi Rp 4,2 M Lebih Di INACRAFT 2025

"Sepanjang tahun 2024, BSI telah menyalurkan zakat Rp 268,6 miliar untuk berbagai sektor manfaat,” kata Tribuana.

Di antaranya ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan dan dakwah advokasi. Tercatat sekitar 225.651 masyarakat menjadi penerima manfaat penyaluran zakat BSI tahun 2024. 

Jika dirinci, jumlah penerima manfaat di bidang ekonomi mencapai sekitar 37.500 orang (17 persen). Di bidang pendidikan sekitar 23.500 orang penerima manfaat (10 persen), di bidang kemanusiaan sekitar 145.600 orang penerima manfaat atau yang terbesar (65 persen). Sisanya di bidang kesehatan sekitar 14.800 orang penerima manfaat (7 persen), dan dakwah serta advokasi 4.300 orang penerima manfaat (2 persen). 

Mengacu data BSI tahun lalu tersebut, fokus penyaluran zakat BSI pada sektor kemanusiaan dan ekonomi karena sejalan dengan mitigasi bencana yang terjadi di Indonesia. 

Baca juga : PTBA Cetak Rekor Penjualan Batu Bara 42,9 Juta Ton Pada 2024

“Selain itu, pengembangan UMKM untuk pencapaian target Asta Cita Pemerintah juga menjadi pertimbangan utama,” katanya. 

Tribuana menjelaskan, BSI adalah institusi bank syariah terbesar di Indonesia. Hal ini menjadi spirit bagi perseroan untuk memberikan kontribusi kinerja optimal bagi investor. 

Dengan kinerja yang baik dan di atas rerata pertumbuhan industri, secara otomatis akan memberikan dampak yang luas bagi masyarakat salah satunya lewat optimalisasi penyaluran dana zakat.

"Hal inilah yang mendorong kami untuk tumbuh berkelanjutan agar penerima manfaat semakin luas,” ujarnya. 

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Selasa 28 Januari, Hadir Di 4 Lokasi

Tahun ini menjelang Ramadan, BSI juga akan fokus pada sektor dakwah dan advokasi. Yakni, santunan yatim piatu, pemberdayaan UMKM naik kelas lewat zakat dan mudik gratis bagi difabel dan mustahik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.