Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Jumat 28 Maret
Selasa, 4 Maret 2025 13:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025, atau H-3 Lebaran. Perkiraan ini juga bertepatan dengan Hari Nyepi yang jatuh pada H-1 Lebaran.
Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur mengatakan, Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas pada puncak mudik Lebaran mencapai 232 ribu kendaraan. “Angka ini meningkat 50 persen dibandingkan volume lalu lintas normal, tapi diperkirakan turun 9 persen dibandingkan puncak arus mudik Lebaran 2024,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/3/2025).
Baca juga : Fokus Amankan Warga Terdampak Banjir, PLN Lakukan Patroli 24 Jam
Sementara itu, puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada Minggu, 6 April 2025, atau H+5 Lebaran. Volume lalu lintas pada arus balik diperkirakan mencapai 276 ribu kendaraan, naik 62 persen dibandingkan volume normal dan meningkat 3 persen dibandingkan puncak arus balik Lebaran 2024.
Jasa Marga juga memproyeksikan total volume lalu lintas kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama selama periode libur Lebaran dan Nyepi mencapai 2,18 juta kendaraan. Keempat gerbang tol utama tersebut adalah: Gerbang Tol Cikampek Utama, Gerbang Tol Kalihurip Utama, Gerbang Tol Ciawi dan Gerbang Tol Cikupa
Baca juga : Evakuasi Warga, BPBD Jaktim Turunkan Lima Perahu Karet
Proyeksi ini naik 1,1 persen dibandingkan periode Lebaran 2024. Kenaikan ini juga mempertimbangkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang akan berlaku pada 24–27 Maret 2025.
Sementara itu, volume lalu lintas yang masuk kembali ke Jakarta selama periode libur Lebaran dan Nyepi diprediksi mencapai 2,29 juta kendaraan. Jasa Marga memperkirakan angka ini akan turun 0,5 persen dibandingkan periode Lebaran 2024.
Baca juga : Terima Menhub Di Balaikota, Pram Pastikan Mudik Gratis Lebaran 2025 Lancar
Subakti menambahkan, Jasa Marga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan instansi terkait untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran. “Kami sudah melakukan skenario jauh-jauh hari bersama berbagai kementerian. Mudah-mudahan angka ini nanti akurat, karena persiapannya juga cukup lama,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya