Dark/Light Mode

Dorong Pengurangan Sampah Plastik, Haleon Gunakan Botol Berbahan Ramah Lingkungan

Rabu, 5 Maret 2025 10:37 WIB
Haleon Indonesia meningkatkan efisiensi operasional dengan dengan menggunakan 100 persen botol berbahan ramah lingkungan. (Foto: Dok. Haleon Indonesia)
Haleon Indonesia meningkatkan efisiensi operasional dengan dengan menggunakan 100 persen botol berbahan ramah lingkungan. (Foto: Dok. Haleon Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Haleon Indonesia, yang memproduksi Panadol, Polident, dan Sensodyne meningkatkan efisiensi operasional serta meminimalkan dampak lingkungan dengan dengan menggunakan 100 persen botol berbahan ramah lingkungan pada produk obat cairan yang diproduksi. 

Direktur Site Haleon Pulogadung Suwandi Yulia Putra mengatakan, operasional perusahaan memastikan keberlanjutan. Salah satunya mendorong pengurangan sampah plastik dengan menggunakan botol berbahan ramah lingkungan di fasilitas produksi Haleon di Pulogadung, Jakarta. 

Saat ini, Haleon berhasil mengurangi emisi CO₂ hingga 80 persen karena aksi tersebut. 

Selain mengurangi emisi, penggunaan botol ramah lingkungan diharapkan dapat mengurangi sampah yang tak mampu diolah. 

Baca juga : Pasangan Suami-Istri Asal China Tertinggi Di Dunia

Merujuk Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN), sampah yang tidak terkelola sebesar 38,41 persen atau sebesar 11,28 juta ton per 2024. 

"Beralih ke kemasan ramah lingkungan dan menjalankan inisiatif zero waste menjadi standar baru untuk manufaktur yang bertanggung jawab di Indonesia, produk berkualitas tinggi dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan," kata Suwandi dalam keterangan resminya, Rabu (5/3/2025). 

Suwandi menjelaskan, inisiatif ini juga mendukung implementasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengenai Peta Jalan Pengelolaan Sampah. 

Selain penggunaan produk ramah lingkungan, Haleon juga telah menggunakan energi terbarukan hingga 7.368 (MWh) sejak implementasi pertama pada Januari 2023.

Baca juga : Bulog Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir Ramadan

General Manager Haleon Indonesia, Dhanica Mae Tiu mengatakan, sebagai perusahaan global dengan operasi yang besar di Indonesia, pihaknya punya kepentingan untuk mengintegrasikan praktik keberlanjutan dalam seluruh operasinya. 

"Dengan menerapkan inisiatif yang mendorong pengurangan limbah serta pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, kami juga memiliki tujuan untuk memastikan ketersediaan produk kesehatan konsumen yang terpercaya bagi konsumen," ucapnya. 

Sementara, salah satu mitra strategis dalam praktik ekonomi sirkular, perwakilan dari T.CARE Foundation, Hendra Ikhwan, mengapresiasi komitmen Haleon Indonesia terhadap manufaktur berkelanjutan, khususnya dalam penggunaan kemasan ramah lingkungan serta inisiatif zero waste.

Kemitraan kuat kami dengan Haleon telah berkontribusi dalam pengurangan jejak karbon yang signifikan. 

Baca juga : Pelindo Solusi Logistik Gencarkan Kinerja Selama Ramadan

"Kami berharap ke depannya bisnis lainnya juga dapat mengadopsi keberlanjutan sebagai bagian integral dari operasi mereka," ujarnya. 

Haleon Indonesia berkomitmen untuk terus menjalankan praktik manufaktur berkelanjutan, terutama dalam penggunaan kemasan ramah lingkungan dan inisiatif zero waste, sejalan dengan misi pemerintah Indonesia dalam pengurangan limbah dan ekonomi sirkular.

Dengan keberlanjutan sebagai inti dari operasinya, pabrik Haleon di Pulogadung menjadi bukti nyata bahwa bisnis dan keperdulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.