Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,13 persen ke level Rp 16.329 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (14/3/2025) di level Rp 16.350 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS . Baht Thailand turun 0,04 persen, won Korea Selatan menguat 0,22 persen, yen Jepang minus 0,05 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,02 persen.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan Rupiah Menguat Ke Rp 16.405
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,01 persen ke level 103,36. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro stagnan di level Rp 17.814, terhadap poundsterling Inggris naik 0,05 persen ke level Rp 21.143, dan terhadap dolar Australia menguat 0,16 persen ke level Rp 10.345.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah menguat karena dolar AS melemah setelah survei yang menunjukkan sentimen konsumen AS yang memburuk.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis Ke Posisi Rp 16.453
"Namun, ketidakpastian seputar perang dagang masih akan membatasi penguatan rupiah ," jelasnya, Senin (17/3/2025).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.300-Rp 16.400 per dolar AS di sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya