Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,21 persen ke level Rp 16.298 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.445 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand minus 0,01 persen, won Korea Selatan naik 0,19 persen, dolar Singapura turun 0,01 persen, yen Jepang melemah 0,21 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,26 persen.
Baca juga : Naik Lagi, Harga Emas Rp 1.709.000 Per Gram
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,06 persen ke level 104,20. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,82 persen ke level Rp 17.457, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,09 persen ke level Rp 21.015, dan terhadap dolar Australia menguat 0,18 persen ke level Rp 10.344.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukarrupiah menguat terhadap dolar AS karena investor khawatir akan kebijakan Donald Trump membawa ekonomi AS resesi.
Baca juga : Investor Khawatir Kebijakan Trump, Rupiah Menguat Ke Rp 16.431
“Data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan juga ikut menolak dolar AS," ujarnya, Kamis (6/3/2025).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.250 - Rp 16.350 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya