Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,14 persen ke level Rp 16.405 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.428 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS bervariasi. Malaysia minus 0,26 persen, yen Jepang koreksi 0,24 persen, won Korea Selatan turun 0,09 persen, yuan China melemah 0,07 persen, dolar Taiwan turun 0,06 persen, dolar Singapura minus 0,03 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,01 persen.
Baca juga : Jelang Idul Fitri 2025, BSI Siapkan Uang Tunai Rp 42,8 Triliun
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,15 persen ke level 103,98. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro stagnan di level Rp 17.829, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,07 persen ke level Rp 21.220, dan terhadap dolar Australia menguat 0,16 persen ke level Rp 10.311.
Analis Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, pergerakan rupiah terhadap dolar AS terlihat masih sulit lepas dari tekanan. Menurutnya, perang tarif ini bisa menyebabkan perdagangan antar negara melambat yang akhirnya bisa melambatkan perekonomian global.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis Ke Posisi Rp 16.453
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak dikisaran Rp 16.400-Rp 16.500 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya