Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Smelter Emas Diresmikan, Prabowo: Impian Puluhan Tahun Tercapai Hari Ini
Senin, 17 Maret 2025 19:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengaku senang dan bangga, karena Indonesia kini memiliki smelter atau pabrik pemurnian logam mulia yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Terlebih, precious metal refinery (PMR) milik PT Freeport Indonesia itu merupakan fasilitas pemurnian emas modern terintegrasi dari hulu ke hilir pertama di dunia.
"Ini sebetulnya impian lama kita. Sudah belasan tahun, puluhan tahun. Alhamdulillah tercapai hari ini," kata Prabowo dalam peluncuran pabrik pemurnian logam mulia di KEK Gresik, Jawa Timur, Senin (17/3/2025).
"Kita bangga dan bersyukur, karena kita akhirnya punya processing dari logam-logam murni," imbuhnya.
Baca juga : Menhub Koordinasikan Kesiapan Angkutan Lebaran Bersama Sri Sultan
Prabowo menuturkan, keberadaan smelter emas milik PTFI ini semakin menguatkan tekad Indonesia untuk tidak menjual kekayaan alam dalam bentuk bahan baku.
"Kita tidak mau lagi jual murah. Kita mau di-prosessing di Indonesia. Supaya nilai tambahnya bisa kita nikmati. Menambah kekayaaan negara untuk rakyat Indonesia," tegas Prabowo.
Dia pun mengucapkan terima kasih kepada PTFI yang dinilainya telah bekerja dengan baik, juga semua pihak yang membantu pembangunan smelter emas ini.
Produksi Emas Pertama
Baca juga : IHSG Naik Di Asia Usai Prabowo Umumkan THR, Ditutup Hampir 2%
Emas pertama yang diproduksi smelter emas PTFI ini meluncur pada tanggal 30 Desember 2024 dengan kemurnian 99,99 persen. Emas batangan berdimensi 115,9 mm x 52,9 mm x 8,6 mm itu memiliki bobot 1 kg. Mengacu harga emas saat ini, satu gold bar dibandrol dengan harga Rp 1,6 miliar.
Hingga 9 Maret 2025, total emas yang diproduksi PMR milik PTFI mencapai 1,062 ton (setara Rp1,7 triliun). Smelter emas ini diyakini mampu memproduksi 50 ton emas atau setara Rp 80 triliun.
Smelter emas milik PTFI tak hanya memproduksi emas batangan, tetapi juga perak batangan berkadar 99,9 persen, dengan dimensi 307,09 mm x 127,09 mm x 91 mm. Bobotnya 1.000 oz atau setara 31,1 kg.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya