Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Strategi Hilirisasi & Pengembangan SDM Sukses
Petrokimia Gresik Raih 2 Penghargaan 14th Anugerah BUMN 2025
Minggu, 23 Maret 2025 04:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Strategi hilirisasi yang dijalankan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendapatkan apresiasi stakeholder.
Petrokimia Gresik menjadi perusahaan terbaik untuk Strategi Pertumbuhan Perusahaan kategori Corporate Anak Perusahaan BUMN dalam ajang "14th Anugerah BUMN 2025".
Selain itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo juga dinobatkan sebagai "The Best CEO Developing Talent" untuk kategori CEO Kategori Anak Perusahaan BUMN.
Penghargaan diterima langsung Dwi Satriyo, baru-baru ini di Jakarta. Dwi Satriyo menyampaikan, penghargaan ini menjadi bukti Petrokimia Gresik berhasil merumuskan dan menjalankan strategi bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.
Strategi hilirisasi Petrokimia Gresik dinilai mampu mendorong pertumbuhan perusahaan serta memberikan dampak positif bagi industri dan perekonomian nasional.
Baca juga : Pelita Air Raih Dua Penghargaan Bergengsi Di Anugerah BUMN 2025
Petrokimia Gresik bertransformasi dari Single Industry Firm menjadi Related Diversified Industry. Strategi ini tentu dilakukan dengan meneruskan hilirisasi produk.
“Kami juga memperkuat industri hilir dan sekaligus menjadi masa depan baru bagi Petrokimia Gresik, yakni dengan mengoptimalkan pemanfaatan produk samping menjadi produk baru yang memiliki added value untuk mendukung industri lain," tutur Dwi Satriyo.
Strategi hilirisasi sudah dijalankan Petrokimia Gresik sejak beberapa tahun terakhir.
Petrokimia Gresik telah memproduksi green surfaktan yang dapat digunakan di sektor minyak dan gas (migas) untuk meningkatkan produksi lapangan minyak tua melalui teknologi EOR (Enhanced Oil Recovery).
Petrokimia Gresik juga akan memulai pembangunan pabrik Soda Ash di tahun 2025. Pabrik Soda Ash ini, ungkap Dwi Satriyo, akan menjadi penopang penting dalam mendukung tumbuh kembangnya industri kaca dan deterjen dalam negeri.
Baca juga : Berkat Inovasi, PLN Indonesia Power Raih Penghargaan di PRIA 2025
Apabila pabrik Soda Ash beroperasi sesuai target 2028, akan memberikan revenue sebesar Rp 1,6 triliun.
Berikutnya, Petrokimia Gresik juga mendukung Pupuk Indonesia dalam pengembangan green hydrogen dan green ammonia.
Petrokimia Gresik menjadi tempat pembangunan pabrik green hydrogen dan green ammonia karena memiliki potensi sumber energi bersih dari PLTS dan PLTB dengan kapasitas maksimum 200 MW yang menghasilkan green hydrogen yang kemudian dikonversi menjadi green ammonia di Petrokimia Gresik.
"Melalui program hilirisasi ini, diharapkan Petrokimia Gresik akan semakin mampu melaksanakan tugas pokok sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional, dan di saat yang sama dapat memperkuat industri nasional sebagai penggerak ekonomi nasional," ucap Dwi Satriyo.
Sementara itu, Dwi Satriyo dinobatkan sebagai The Best CEO Developing Talent atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam membangun budaya perusahaan yang kuat serta mendorong pengembangan talenta unggul di lingkungan Petrokimia Gresik.
Baca juga : Program Tiga Perisai PHE OSES Raih Penghargaan PR Indonesia Award 2025
Dwi Satriyo dinilai mampu mendorong terciptanya program peningkatan kompetensi SDM yang inovatif dan memberikan hasil signifikan bagi perusahaan.
"Strategi-strategi perusahaan yang inovatif hanya dapat diciptakan oleh SDM yang kompeten. Karena itu SDM menjadi strategi utama dalam pengembangan bisnis perusahaan," tandasnya.
Anugerah BUMN 2025 diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy. Tahun ini, ajang bergengsi ini diikuti oleh 78 BUMN dan Anak Perusahaan BUMN, dengan 40 perusahaan lolos ke tahap seleksi akhir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya