Dark/Light Mode

UMKM Ungkap Segudang Manfaat Ikut UMK Academy Pertamina, Produknya Bisa Go Global

Rabu, 2 April 2025 19:05 WIB
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2020, PT Pertamina (Persero) melalui program UMK Academy telah berhasil membantu ribuan pelaku UMK naik kelas lebih cepat. (Foto: Pertamina)
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2020, PT Pertamina (Persero) melalui program UMK Academy telah berhasil membantu ribuan pelaku UMK naik kelas lebih cepat. (Foto: Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak pertama kali digelar pada tahun 2020, PT Pertamina (Persero) melalui program UMK Academy telah berhasil membantu ribuan pelaku usaha mikro kecil (UMK) naik kelas lebih cepat.

Para peserta program ini mengakui banyak manfaat yang mereka rasakan setelah mengikuti Pertamina UMK Academy.

UMK Academy adalah program pembinaan UMK dari Pertamina yang bertujuan meningkatkan kualitas produk dan manajemen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Program ini memiliki empat kurikulum utama, yaitu: Go Modern, yang membantu UMK mengadopsi praktik bisnis modern, Go Digital, yang mengenalkan dan mengintegrasikan teknologi digital dalam operasional bisnis.

Go Online, yang membantu UMK memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan penjualan.

Dan Go Global, yang mempersiapkan UMK memasuki pasar internasional.

Pendiri merek fesyen khas Indonesia Haluan Bali, Defria Kirana, mengungkapkan bahwa usahanya berkembang pesat setelah mengikuti program ini.

Baca juga : HUT Ke-22 FSPPB, Pekerja Dan Manajemen Pertamina Kompak Jaga Energi Nasional

Dengan ilmu yang didapat dari UMK Academy, produk Haluan Bali telah menembus pasar Australia, Jepang, Belanda, Jerman, hingga Amerika Serikat.

“Pertamina UMK Academy adalah program yang luar biasa. Saya mendapatkan banyak ilmu, memperluas jaringan, mendapat kesempatan mengikuti berbagai pameran, serta tambahan modal usaha,” ujar Defria, yang merupakan Champion kelas Go Online Pertamina UMK Academy 2024.

Defria juga menyampaikan bahwa setelah mengikuti program ini, Haluan Bali berhasil memperjelas identitas merek dan menerima hibah alat teknologi yang meningkatkan efisiensi produksi.

“Kami berharap Haluan Bali semakin besar, produktif, dan menjadi merek lokal yang membanggakan Indonesia,” tambahnya.

Dampak positif dari program ini juga dirasakan oleh Bayu Ratna Diny dari Diby Leather.

Setelah mengikuti kelas Go Global, omzetnya meningkat pesat didukung oleh tingginya permintaan pasar.

“Dari kelas pelatihan yang kami ikuti, Diby Leather berhasil menjalin tiga kolaborasi baru. Termasuk pemberdayaan perempuan di komunitas sekitar, kolaborasi produk dengan UMKM lain, serta kerja sama dengan pemerintah,” jelasnya.

Baca juga : Sempat Terpuruk, UMK Academy Pertamina Bawa Mandiri Craft Bangkit Lagi

Sementara itu, Ika Bunga Maharani, pemilik produk aksesoris dan fesyen Exobrooch serta Champion Pertamina UMK Academy 2024 kelas Go Modern, mengungkapkan bahwa ia mampu menambah pelanggan dan menghemat biaya produksi.

Melalui pelatihan Go Green, Exobrooch berhasil meluncurkan produk ramah lingkungan seperti Eco-friendly scrunchie, sustainable hairpin batik, sustainable HP strap, serta kostum berbahan limbah rumah tangga.

Dukungan Berkelanjutan untuk UMK

Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) & Small Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) Management Pertamina, Rudi Ariffianto menjelaskan berbagai manfaat yang bisa didapatkan UMK dari program ini.

Pertama, pelatihan dan pendampingan bisnis oleh mentor profesional.

Kedua, peningkatan keterampilan UMK melalui metode gamifikasi. 

Ketiga, bantuan sertifikasi usaha untuk meningkatkan daya saing. Keempat, dukungan pemasaran melalui digitalisasi dan branding.

Kelima, kesempatan memperluas jaringan bisnis dan kolaborasi. Keenam, hibah alat produksi bagi peserta terpilih.

Baca juga : Satgas Ramadan Dan Idulfitri Pertamina Memudahkan Masyarakat

Sejak diluncurkan pada tahun 2020, UMK Academy telah mencetak ratusan UMK yang mampu berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menegaskan, program ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung perekonomian Indonesia melalui peningkatan kualitas UMKM.

Dijelaskan, antusiasme pelaku UMKM terhadap program ini terus meningkat setiap tahun. Hal ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia memiliki semangat besar untuk maju dan berdaya saing.

"Kami berharap UMK Academy 2025 dapat mencetak lebih banyak UMKM sukses dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Fadjar.

Pada tahun 2024, lebih dari 8.000 UMK mendaftar untuk mengikuti UMK Academy, dan sebanyak 1.686 UMK berhasil lolos ke tahap pelatihan regional.

Tahun ini, UMK Academy 2025 akan mengintegrasikan aspek Go Green, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung produk ramah lingkungan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.