Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Paramount Land Hadirkan Victoria Central District Dengan Fitur Videotron Di Gading Serpong
Rabu, 23 April 2025 16:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini pada Senin, 21 April 2025, Paramount Land menghadirkan area komersial baru di Gading Serpong bertajuk ‘Maxim Square’, berlokasi di Victoria Central District. Sebuah kawasan komersial seluas 6 hektare di wilayah emas Gading Serpong.
Hadir sebagai pembicara pada acara Product Knowledge Maxim Square ini Roy N. Mandey, Ketua Umum Afiliasi Global Ritel Indonesia di Atria Hotel Gading Serpong, Senin (21/4/2025).
Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk tetap optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air pada tahun 2025, terutama sektor properti.
Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan positif pada ekonomi Indonesia tahun 2024 sebesar 5,03 persen.
“Sektor properti diproyeksikan tetap tumbuh stabil tahun 2025, investasi properti pada sektor residensial dan komersial diprekdisi tumbuh 15-18 persen yoy pada 2025, dengan kontribusi terhadap PDB meningkat dari 10 persen pada 2024, menjadi 11,5 persen pada 2025," ujar Roy.
Baca juga : Pertamina Hadirkan Promo Spesial Lebaran 2025, Diskon BBM Dan LPG
Roy menambahkan, KPR juga diprediksi tumbuh sebesar 20 persen yoy didorong suku bunga stabil, kemudahan kredit, dan insentif pemerintah.
"Hal ini didukung oleh penurunan harga properti tahunan secara nasional, tahun 2025 menjadi momentum yang tepat untuk membeli properti, baik residensial maupun komersial," ujar Roy.
Sementara itu, Presiden Direktur Paramount Land M. Nawawi mengatakan, perlu perhatian dan perhitungan yang matang dalam membuat keputusan untuk berinvestasi properti pada produk yang tepat.
Paramount Land selalu menghadirkan layanan penjualan end-to-end, pihaknya memastikan keberhasilan dan keberlangsungan produk komersial yang kami bangun dan pasarkan, serta memiliki value yang terus meningkat.
"Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi juga ekosistem bisnis yang menjadi pusat ekonomi baru secara jangka panjang, seperti yang telah terbukti dari kesuksesan kawasan-kawasan bisnis Paramount Gading Serpong, yakni Pisa Grande, Maggiore, Aniva, Manhattan District, Hampton, dan lainnya," ujar Nawawi dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).
Baca juga : Kenari Djaja Komit Hadirkan Inovasi Dan Desain Arsitektur Modern
Nawawi menambahkan, setidaknya ada delapan titik CBD di Gading Serpong yang merupakan pusat keramaikan dan meeting point di Gading Serpong, yaitu: Bundaran Gading Serpong, Bundaran Paramount Plaza, Simpang BEZ Plaza, Kawasan Pisa Grande, Simpang Pasadena, Simpang Maggiore Business Loft, dan Jalan Tembus GS-BSD.
"Titik ke-8 adalah Simpang Bethsaida Hospital, di mana produk komersial terbaru Maxim Square akan dibangun," ujar Nawawi.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land Chrissandy Dave menambahkan, seiring pertumbuhan Kota Gading Serpong yang sangat masif dan cepat, kapasitas bank tanah atau land bank di Gading Serpong semakin terbatas, yang menyebabkan value kota semakin tinggi.
Dengan total lahan hanya 6 hektare di tengah Kota Gading Serpong, Victoria Central District menawarkan keunggulan yang tidak ada di tempat lainnya, seperti captive market yang sudah sangat matang dan lokasi yang sangat strategis.
“Maxim Square, produk komersial pertama di Victoria Central District, berlokasi tepat menghadap jalan utama Boulevard Raya Gading Serpong ROW 45," ujar Dave.
Baca juga : Perkuat Sumber Daya Manusia, BNI Hadirkan Kesetaraan Gender Di Ruang Kerja
Seperti kawasan bisnis lain yang dikembangkan Paramount Land, Victoria Central District dikembangkan layaknya sebuah mall atau pusat perbelanjaaan yang bisa mengadakan beragam event dan kegiatan yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat," ujar Dave.
Direktur Planning & Design Paramount Land Henry Napitupulu memaparkan, Maxim Square memiliki eksposur yang sangat tinggi ke arah jalan utama Boulevard Raya Gading Serpong ROW 45.
Hal ini menjadi keunggulan utama pada tipe Studio Loft yakni penyematan fitur videotron ready pada fasad gedung bagian atas sebagai media interaksi dan komunikasi pemilik usaha.
"Bangunan dirancang dengan konsep multi tenancy dengan lift dan tangga di area depan, memungkinkan lebih dari satu tenant beroperasi pada lantai yang berbeda di satu gedung," ujar Hendry.
Hendry menambahkan, Maxim Square dibuat tanpa boomgate system sehingga dapat diakses dari semua sisi, dengan akses pejalan kaki yang nyaman dan terkoneksi dengan area SOHO Office Park dan Victoria Central District. Maxim Square tahap 1 dipasarkan sebanyak 16 unit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya