Dark/Light Mode

PTPN IV PalmCo Borong Penghargaan Di National Tea Competition 2025

Sabtu, 24 Mei 2025 10:19 WIB
PTPN IV PalmCo berhasil memborong banyak penghargaan di ajang National Tea Competition (NTC) 2025. (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)
PTPN IV PalmCo berhasil memborong banyak penghargaan di ajang National Tea Competition (NTC) 2025. (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holdingnya PTPN IV PalmCo berhasil menorehkan prestasi di ajang National Tea Competition (NTC) 2025.

Kompetisi bergengsi yang digelar oleh Asosiasi Teh Indonesia (ATI) di Jogja Expo Center, Yogyakarta itu menjadi panggung pembuktian bagi kualitas teh produksi BUMN. 

Produk unggulan PalmCo, Teh Butong, yang berasal dari Unit Bah Butong (PTPN IV Regional II), menyabet juara 1 kategori Broken Pekoe (BP), mengungguli 91 sampel teh dari berbagai perusahaan besar, baik milik negara maupun swasta. 

Tak hanya itu, PalmCo juga memboyong 5 penghargaan tambahan untuk kategori Broken Orange Pekoe (BOP), Broken Orange Pekoe Fannings (BOPF), Pekoe Fannings (PF), dan Dust seluruhnya berasal dari pabrik Tobasari dan Butong. PalmCo pun dinobatkan sebagai peserta dengan raihan penghargaan terbanyak dalam gelaran NTC tahun ketiga ini. 

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyambut prestasi ini dengan penuh rasa syukur.

"Ini adalah bukti bahwa transformasi PalmCo mulai menunjukkan hasil nyata. Produk kami kini mampu bersaing di level tertinggi," kata Jatmiko, Sabtu (24/5/2025). 

Baca juga : Rakyat Merdeka Raih Penghargaan Apresiasi Jurnalistik MedcoEnergi 2025

Jatmiko mengatakan, capaian ini bukan hanya sekadar soal trofi, tapi juga titik balik bagi teh Indonesia untuk lebih produktif dan menyejahterakan seluruh pemangku kepentingan dalam rantai industri. 

Penghargaan ini menjadi tambahan semangat setelah komoditas teh di Sumatera Utara itu mampu menjalankan program Turn Around yang ditetapkan, sehingga membukukan laba perdana setelah hampir 3 dasawarsa. 

Adapun, penjurian NTC 2025 berlangsung tertutup, melibatkan 3 juri bersertifikasi internasional, satu di antaranya berasal dari Singapura. 

Setiap sampel diuji berdasarkan mutu, karakter rasa, kekuatan warna, hingga konsistensi produk. Nilai yang diberikan pun bervariasi, dengan skor tertinggi mencapai 85 poin. 

Ketua Umum Asosiasi Teh Indonesia (ATI) Dede Kusdiman yang menjadi tuan rumah sekaligus penggagas kompetisi ini menyampaikan apresiasinya atas capaian PTPN IV PalmCo. 

Menurutnya, kemenangan ini tak hanya membanggakan tapi juga membuktikan bahwa BUMN perkebunan telah benar-benar berbenah dan siap bersaing. 

Baca juga : BNI Borong 3 Penghargaan Triple A Di Ajang Treasurise Awards 2025

"Kami semua terkejut ketika melihat hasil akhirnya. Teh dari PalmCo unggul di berbagai aspek kualitas. Dari 6 kategori yang dimenangkan, 5 diantaranya berasal dari pabrik Tobasari dan Butong. Ini menunjukkan standar mutu yang tidak main-main," ujarnya.

Apalagi, kata Dede, PTPN IV PalmCo berhasil membukukan laba setelah hampir 30 tahun tidak memberikan kontribusi finansial positif bagi perusahaan. 

"Hampir tiga dekade teh BUMN tidak untung, dan kini bisa berbalik arah. Itu artinya manajemen telah mengambil langkah yang tepat," ujarnya.

Lebih lanjut, Dede mengapresiasi kebijakan PalmCo konsisten menjaga mutu dan mulai berfokus pada permintaan pasar. Ia menilai bahwa pendekatan yang tidak sekadar memproduksi tapi juga membaca kebutuhan konsumen dan mendorong portofolio produk grade 1 merupakan strategi yang konkrit. 

"PalmCo kini sudah on the track. Ini bentuk inisiatif yang baik," katanya. 

Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional II Budi Susanto menekankan, pencapaian ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh tim di kebun dan pabrik. 

Baca juga : INALUM Raih 2 Penghargaan di ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2025

Menurutnya, keberhasilan PalmCo tidak bisa dilepaskan dari semangat menjaga standar mutu sejak tahap awal pemetikan hingga akhir pengemasan. 

"Kami selalu meyakini bahwa kualitas itu lahir dari proses yang baik. Kami menerapkan standar tersendiri mulai dari pucuk yang dipetik, pelayuan, penggulungan, hingga pengeringan dan sortasi, semua harus presisi," tuturnya. 

Dengan capaian di NTC 2025 ini, PalmCo kian mengukuhkan posisinya sebagai produsen teh ortodoks unggulan di Indonesia. Produk-produknya yang telah tersertifikasi Rainforest Alliance, ISO 9001, ISO 17025, serta halal. 

Kini bukan hanya menjadi kebanggaan PTPN tapi juga siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.