Dark/Light Mode

Kimia Farma Sungwun Pharmacopia Raih Penghargaan di SOE Subsidiaries Awards 2025

Kamis, 3 Juli 2025 20:22 WIB
Kimia Farma Sungwun Pharmacopia Raih Penghargaan di SOE Subsidiaries Awards 2025. (Foto: Dok. KFSP)
Kimia Farma Sungwun Pharmacopia Raih Penghargaan di SOE Subsidiaries Awards 2025. (Foto: Dok. KFSP)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP), anak perusahaan dari PT Kimia Farma Tbk yang merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kembali menorehkan prestasi di industri farmasi nasional.

KFSP berhasil meraih penghargaan dalam ajang 7th State-Owned Enterprise (SOE) Subsidiaries Awards 2025.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kinerja serta kontribusi strategis KFSP dalam menopang ketahanan industri farmasi nasional, khususnya di sektor bahan baku obat atau Active Pharmaceutical Ingredients (API).

Direktur Utama KFSP Pamian Siregar mengatakan, bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan industri bahan baku obat yang sebagai infant industry  menghadapi berbagai tantangan yang besar.

Baca juga : Pupuk Kaltim Borong 3 Penghargaan Tertinggi TOP CSR Awards 2025

"Sebagai anak perusahaan BUMN, KFSP memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga pasokan bahan baku obat strategis dalam negeri untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan Kesehatan nasional, sekaligus tetap menjaga kinerja untuk meningkatkan sustainibility perusahaan," ujar Pamian.

Pamian menambahkan, ini menjadi bukti bahwa anak perusahaan BUMN mampu bersaing dan berkontribusi signifikan terhadap industri kesehatan nasional, baik dari sisi bisnis maupun peran sosial.

KFSP merupakan pionir industri API kimia dan pabrik API halal pertama di Indonesia.

Didirikan pada tahun 2016 oleh PT Kimia Farma Tbk dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional, mengingat tingginya ketergantungan impor bahan baku obat yang sebelumnya mencapai 90-95 persen.

Baca juga : Kembali Bersinar Di Panggung Internasional, BRI Borong 15 Penghargaan Finance Asia 2025

Sejak operasional pada 2018, perusahaan ini telah berhasil memproduksi 19 jenis API strategis seperti Simvastatin, Atorvastatin, Clopidogrel, Anti Retroviral (ARV) hingga Remdesivir.

Produksi API lokal ini menjadi bagian dari program prioritas pemerintah dalam substitusi impor bahan baku obat.

Selain itu, KFSP juga aktif mendukung program Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di sektor farmasi dan menjadi bagian dari upaya penguatan kemandirian farmasi nasional.

Pamian Siregar, turut memberikan apresiasi kepada berbagai stakeholder atas pencapaian ini.

Baca juga : Sido Muncul Raih Penghargaan Kategori Farmasi Di Bisnis Indonesia Awards 2025

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada berbagai pihak baik industri farmasi nasional, khususnya Kementrian Kesehatan, Kementerian Perindustrian dan Badan POM yang terus mendukung pengembangan industri bahan baku obat dalam negeri melalui berbagai kebijakan dan instrument pemerintah.

Pamian menyebut, pencapaian ini menjadi model bagi pemerintah dalam mengembangkan industri strategis yang menghadapi tantangan keekonomian yang besar apabila dilakukan melalui pendekatan ekonomi pasar atau market economy.

"Kami berharap KFSP dapat berkontribusi meningkatkan daya saing industri farmasi nasional di pasar global dan berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian nasional," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.