Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Diproduksi Di Bekasi, TKDN Mitsubishi Destinator Tembus 70 Persen
Kamis, 17 Juli 2025 22:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mitsubishi Motors resmi meluncurkan produk terbarunya, Destinator, sebuah SUV 7 penumpang yang dirancang untuk pasar domestik maupun ekspor.
Kendaraan ini akan diproduksi secara lokal di Indonesia dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 70 persen.
Baca juga : Jelang GIIAS, Mitsubishi Luncurkan Destinator, Siap Mengaspal Di Pasar Global
“Mitsubishi Destinator memiliki TKDN mencapai 70 persen,” ujar Takao Kato, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors, dalam acara peluncuran resmi yang digelar di Jakarta, Kamis (17/7/2025).
Kato juga menegaskan, produksi Destinator tidak memerlukan ekspansi fasilitas baru karena kapasitas pabrik saat ini masih mencukupi. “Kapasitas pabrik kami masih cukup untuk memproduksi Destinator,” ujarnya.
Baca juga : Swasembada Pangan Sukses, Presiden Optimistis Ekonomi Tumbuh 7 Persen
Produksi kendaraan ini akan dilakukan di fasilitas Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang berlokasi di Cikarang, Bekasi. Nantinya, unit-unit Destinator dari Indonesia akan diekspor ke sejumlah negara di kawasan ASEAN, Timur Tengah, hingga Afrika.
“Kami akan maksimalkan MMKI sebaik mungkin untuk mendukung ekspor. Saat ini, belum ada rencana produksi Destinator dari negara lain,” tegas Kato.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya