Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jelang RDG BI, Rupiah Tertekan ke Level Rp 16.302 per Dolar AS
Rabu, 20 Agustus 2025 09:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,35 persen ke level Rp 16.302 per dolar AS pada perdagangan Rabu pagi. Posisi ini lebih rendah dibanding penutupan sehari sebelumnya di level Rp 16.245 per dolar AS.
Pelemahan rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang terkoreksi terhadap dolar AS. Peso Filipina turun 0,41 persen, baht Thailand melemah 0,09 persen, dan ringgit Malaysia terkoreksi 0,05 persen. Sementara yen Jepang justru menguat 0,11 persen, dolar Hong Kong naik 0,23 persen, serta dolar Singapura menguat 0,08 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Di Momen Cuti Bersama, Sentuh Rp 16.187 Per Dolar AS
Indeks dolar AS sendiri tercatat menguat 0,15 persen ke level 98,27. Di sisi lain, rupiah terpantau menguat terhadap beberapa mata uang lain, yakni poundsterling Inggris sebesar 0,16 persen ke Rp 21.966 dan dolar Australia 0,27 persen ke Rp 10.501.
Analis pasar keuangan, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS yang mendapat dorongan dari ekspektasi pidato hawkish Ketua The Fed Jerome Powell pekan ini. Dari dalam negeri, investor masih menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,25 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.158 Per Dolar AS, Tertekan Data Ekonomi AS
“Rupiah kemungkinan bergerak di kisaran Rp 16.150–Rp 16.300 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini,” ujar Lukman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya