Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Vale Indonesia Perkuat Komitmen Pertambangan Berkelanjutan
Jumat, 29 Agustus 2025 21:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Vale Indonesia Tbk, sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, menegaskan komitmennya membangun masa depan berkelanjutan melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab, ramah lingkungan, dan memberi manfaat positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan investasi pada teknologi rendah emisi, efisiensi energi, serta pelaksanaan program rehabilitasi dan reforestasi di area operasional.
Hingga 2024, Vale Indonesia telah mereklamasi progresif lahan seluas 3.800 hektare di Sulawesi Selatan, Tengah, dan Tenggara, dengan total 5 juta pohon ditanam serta 2,2 juta bibit pohon lokal yang disemai.
Chief Project Officer Vale Indonesia, Muhammad Asril, dalam Sosialisasi MediaMIND 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar, menegaskan pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam setiap tahap operasional pertambangan.
“Tidak ada masa depan tanpa pertambangan, dan tidak ada pertambangan tanpa memikirkan masa depan. Keberlangsungan alam adalah prioritas utama kami dalam menjalankan operasional,” ujar Asril, Rabu (27/8/2025).
Baca juga : Pakar Hukum Pidana Minta Presiden Perkuat Kementan Lawan Mafia Beras
Sejak tahap eksplorasi, Asril menyampaikan Vale Indonesia melakukan pendataan flora dan fauna di wilayah operasional. Demi memastikan keanekaragaman hayati dapat dipulihkan setelah tambang berakhir.
Komitmen ini juga diwujudkan dengan pembangunan fasilitas pembibitan di tiga area operasional di Sulawesi.
Lebih lanjut, di sisi penggunaan energi, Vale Indonesia sejak awal beroperasi fokus pada pemanfaatan energi terbarukan.
Perusahaan mengoperasikan tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan total kapasitas 365 MW yang bersumber dari PLTA Larona, PLTA Balambano, dan PLTA Karebbe, untuk meminimalkan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Dalam hal pengelolaan limbah, Vale Indonesia memastikan seluruh limbah B3 maupun non-B3 terdaftar memiliki izin resmi dan dikelola dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle).
Baca juga : Perekonomian Indonesia Positif, Texas Chicken Buka Gerai Di Bekasi
Seluruh limbah B3 berupa oli bekas (598,62 ton) dimanfaatkan untuk keperluan internal sebagai campuran bahan bakar, sementara 100 persen limbah non-B3 berupa slag nikel dimanfaatkan untuk kebutuhan internal (96,3 persen) dan eksternal (3,7 persen).
“Tentunya upaya yang kami jalankan ini bukan sekadar untuk pemenuhan regulasi. Kami berupaya untuk terus meminimalkan dampak negatif sembari menciptakan kontribusi positif bagi lingkungan dan komunitas," papar Asril.
"Ini adalah tujuan perusahaan kami, meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik bersama-sama,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Department Head of Corporate Communication MIND ID Pratiwa Dyatmika menegaskan, keberlanjutan menjadi semangat yang dijaga oleh seluruh anggota holding.
Menurutnya, manfaat pengelolaan sumber daya alam mineral tidak akan optimal tanpa program keberlanjutan yang komprehensif.
Baca juga : Sinergi Len Industri & Balitbang Kemhan, Perkuat Teknologi Optik Pertahanan
Sepanjang 2022 hingga 2024, Grup MIND ID berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 838 ribu ton CO₂ ekuivalen, melampaui target kumulatif 711 ribu ton.
Capaian ini menjadi salah satu bukti nyata efektivitas strategi dekarbonisasi yang dijalankan, sekaligus kontribusi positif terhadap kualitas udara, air, dan lingkungan sekitar operasional.
"MIND ID akan terus memperkuat integrasi program dekarbonisasi dan keberlanjutan dalam seluruh lini operasional agar manfaat industri pertambangan bagi bangsa semakin optimal, " pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya