Dark/Light Mode

Pertamina Dukung Pembalap Cilik Indonesia Di Ajang FIM MiniGP

Senin, 6 Oktober 2025 19:00 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Di balik kemeriahan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Pertamina menghadirkan kisah inspiratif dari lintasan balap yang berbeda. Bukan tentang para juara dunia, melainkan tentang bibit-bibit muda Indonesia yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Dua di antaranya adalah Fawwaz Al-Faizi dan Faqih Al Ghifari, pembalap cilik berbakat yang mendapat dukungan dari Pertamina untuk berkompetisi di FIM MiniGP Indonesia — ajang resmi pembinaan bagi talenta muda menuju jenjang balap profesional.

Sebagai bagian dari program pembinaan, para pembalap cilik ini juga diajak melihat langsung atmosfer dan lintasan Pertamina Mandalika International Circuit, menyaksikan aksi para pembalap dunia sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus berlatih dan bermimpi menjadi pembalap besar di masa depan.

Baca juga : Pertamina Grand Prix Of Indonesia 2025 Sukses Digelar, Pecahkan Rekor Baru

Fawwaz Al-Faizi, pembalap berusia delapan tahun asal Kalimantan Selatan, mulai mengaspal sejak usia empat tahun. Awalnya, ia hanya berkeliling kompleks dengan motor pocketbike hadiah ulang tahun. Namun, ketertarikannya pada dunia balap tumbuh saat menonton MotoGP di televisi.

“Aku juga mau kayak mereka,” kata Fawwaz polos kepada orang tuanya.

Kini, Fawwaz telah menguasai teknik elbow down layaknya idolanya, Marc Márquez. “Awalnya masih ragu waktu nikung, tapi sekarang sudah bisa elbow down,” ujarnya sambil tersenyum.

Baca juga : Lewat ACTIVE 2.0, Jerman Dukung Indonesia Tingkatkan Penanganan Kanker Serviks

Pada 2024, Fawwaz berhasil menjadi Juara Nasional kelas Pocketbike, dan tahun ini naik ke ajang FIM MiniGP Indonesia. “Semoga beberapa tahun ke depan bisa latihan di Spanyol atau Italia dan ikut kejuaraan di Eropa,” harapnya.

Sementara itu, Faqih Al Ghifari (11) asal Tangerang juga menunjukkan semangat luar biasa. Dari balapan sepeda di depan rumah, kini Faqih sudah menembus level nasional dan internasional. “Bulan lalu saya mewakili Indonesia di kejuaraan FIM MiniGP Asia di Makau dan masuk top 10. Tahun ini saya ingin naik podium di FIM MiniGP Indonesia,” ujar Faqih.

Faqih juga mengaku terinspirasi setelah melihat langsung lintasan Pertamina Mandalika International Circuit. “Senang banget bisa lihat sirkuit dan ketemu pembalap MotoGP. Saya mau belajar lebih banyak supaya bisa jadi juara dunia,” tuturnya.

Baca juga : Pertamina Grand Prix Of Indonesia Angkat Citra Lombok Di Mata Dunia

Dukungan terhadap pembalap muda ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam membangun generasi berprestasi dan mendukung regenerasi balap nasional.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menyampaikan bahwa Pertamina akan terus mendukung para talenta muda Indonesia hingga ke level mancanegara. “Kami ingin para pembalap muda ini tumbuh dengan karakter tangguh dan nasionalisme tinggi,” ujar Arya.

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060, serta terus mendorong program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.