Dark/Light Mode

Pertamina All Out Jaga Pasokan Energi di MotoGP Mandalika 2025

Selasa, 7 Oktober 2025 17:23 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) beserta seluruh subholdingnya memastikan pasokan energi berjalan lancar selama penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, pada 3–5 Oktober 2025.

Pertamina memperkuat distribusi energi di semua sektor, mulai dari BBM, Avtur, hingga LPG untuk masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu langkah strategis adalah pengoperasian SPBU Modular di area sirkuit yang menyediakan bahan bakar khusus Pertamax Turbo bagi kendaraan operasional Dorna, termasuk Official Safety Car MotoGP.

“Bagi kami, kualitas bahan bakar sangat penting karena saat balapan kami membutuhkan tenaga terbaik. Pertamina memiliki aditif yang sangat bagus untuk mesin dan benar-benar menjaga performanya,” ujar Candido, pemandu Safety Car MotoGP dari Dorna, saat mengisi bahan bakar di SPBU Modular Pertamina, Jumat (3/10/2025).

Pertamax Turbo sendiri diformulasikan dengan Ignition Boost Formula (IBF) untuk menghasilkan tenaga maksimal dan respons mesin yang optimal. Bahan bakar ini digunakan tidak hanya untuk kendaraan penyelenggara, tetapi juga untuk operasional tim balap selama gelaran berlangsung.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa kehadiran SPBU Modular menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan pasokan energi berkualitas tinggi selama ajang internasional tersebut.

Baca juga : Basarnas Evakuasi Tiga Pembalap MotoGP Mandalika Pakai Helikopter

“Pertamina memastikan seluruh kebutuhan energi—mulai dari bahan bakar untuk kendaraan logistik hingga Safety Car—terpenuhi dengan baik agar ajang MotoGP Mandalika berjalan lancar,” ujarnya.

Dukungan energi di darat juga diperkuat oleh PT Elnusa Tbk melalui anak usahanya, PT Elnusa Petrofin (EPN), yang menjadi ujung tombak distribusi BBM ke titik-titik vital di area sirkuit dan sekitarnya.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menyampaikan bahwa pihaknya mengoperasikan 29 unit mobil tangki yang menjangkau 72 SPBU dan 45 Pertashop di seluruh Pulau Lombok, dengan pasokan BBM berasal dari Fuel Terminal Ampenan.

“Peran kami mungkin tidak terlihat di lintasan, tetapi distribusi energi adalah elemen vital yang ikut menentukan suksesnya event internasional ini,” ujar Rustam.

Koordinasi juga dilakukan dengan pihak kepolisian untuk memastikan distribusi berjalan lancar di tengah potensi kepadatan lalu lintas selama periode balapan.

Baca juga : Polri Sukses Amankan Gelaran MotoGP Mandalika 2025

Sementara itu, dukungan energi untuk sektor transportasi udara diberikan oleh Pertamina Patra Niaga. Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Internasional Lombok, perusahaan menyiapkan tambahan stok Avtur untuk mengantisipasi lonjakan penerbangan yang meningkat hingga 54 persen selama periode 29 September–8 Oktober 2025.

“Kami menyiapkan tambahan stok Avtur agar seluruh maskapai yang melayani penerbangan ke Lombok dapat beroperasi optimal,” kata Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menjamin ketersediaan LPG bagi pelaku UMKM di sekitar Mandalika. Sebanyak 148.000 tabung LPG tambahan disiapkan untuk mendukung aktivitas kuliner dan ekonomi lokal yang meningkat selama ajang MotoGP.

Pertamina menegaskan, dukungan penuh terhadap MotoGP Mandalika bukan sekadar memastikan ketersediaan energi, tetapi juga bagian dari peran strategis perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan sektor sport tourism nasional.

Melalui kesiapan pasokan energi dari udara hingga darat, Pertamina membuktikan kemampuannya menjadi mitra utama dalam penyelenggaraan ajang internasional serta mendukung posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan dunia.

Baca juga : BSI Dukung Pariwisata Halal Lewat MotoGP Mandalika 2025

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina juga terus berkomitmen terhadap transisi energi berkelanjutan dan target Net Zero Emission 2060 melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

“Pertamina bukan hanya penyedia energi, tetapi juga mitra pembangunan yang berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi dan lingkungan,” kata Fadjar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.