Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
INARI Expo 2025 Jadi Magnet Inovasi Dan Teknologi Nasional
Selasa, 28 Oktober 2025 13:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ajang teknologi dan inovasi terbesar di Indonesia, Indonesia Research and Innovation (INARI) Expo 2025 dan Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS) 2025, resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Selasa (28/10/2025).
Kedua pameran besar tersebut akan berlangsung hingga 30 Oktober dan menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Technology and Innovation (INTI) Expo 2025 yang mengusung tema “Unlock the Power of Technology and Innovation.”
Momentum ini menjadi penanda penting bagi kebangkitan ekosistem inovasi dan teknologi digital nasional. Tidak hanya menampilkan produk dan riset unggulan, ajang ini juga mempertemukan para inovator, peneliti, pelaku usaha, hingga investor dalam jejaring kolaboratif lintas sektor.
“Pameran ini diharapkan menjadi katalisator kolaborasi lintas sektor,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dalam keterangan persnya, Selasa (28/10/2025).
Menurut Meutya, kegiatan seperti INARI menjadi panggung bagi berbagai produk dan inovasi terbaru di sektor telekomunikasi, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), hingga teknologi digital masa depan.
Baca juga : Elnusa Kuatkan Inovasi Teknologi Demi Ketahanan Energi Nasional
“Melalui pameran, konferensi, dan business matching, kita ingin memperkuat jejaring ekosistem digital nasional,” tambahnya.
Indonesia memang memiliki potensi digital yang besar. Bank Indonesia mencatat, transaksi e-commerce pada kuartal III 2025 mencapai 1,44 miliar transaksi, tumbuh 20,5 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp134,67 triliun.
Dari sisi industri, nilai pasar IoT di Indonesia kini menembus 13,05 miliar dolar AS (Mordor Intelligence, 2025), mencerminkan percepatan adopsi teknologi di berbagai sektor.
Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi antara riset dan industri.
“BRIN terus mendorong kolaborasi antara peneliti, perguruan tinggi, dan pelaku usaha,” ujarnya.
Baca juga : Kerja Sama Dengan AS, RI Siap Jadi Poros Energi Dan Teknologi
Handoko menjelaskan, fokus riset diarahkan pada pengembangan AI, IoT, big data analytics, dan green computing. Pendekatan tersebut tidak hanya memperkuat daya saing industri nasional, tetapi juga memastikan hasil riset memberi nilai tambah ekonomi.
“Sekaligus mendukung agenda Indonesia menuju ekosistem digital yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Tahun ini, penyelenggaraan INARI Expo melibatkan CNG Trade Events bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Kolaborasi ini sejalan dengan upaya pemerintah memperluas jaringan internet nasional, meningkatkan literasi digital, serta memastikan infrastruktur digital berjalan aman dan berkelanjutan.
Ketua Umum APJII Muhammad Arif menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur digital sebagai fondasi utama transformasi ekonomi.
“Perluasan akses broadband hingga ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) menjadi faktor krusial agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat ekonomi digital secara merata,” ujarnya.
Baca juga : Membangun Indonesia Dengan Trilogi Nilai DIY
Dari sisi penyelenggaraan, Direktur CNG Trade Events Hendri menyebut, terdapat 927 exhibitor dari 12 negara yang berpartisipasi dalam rangkaian INARI Expo, IIXS, dan INTI Expo 2025. Menariknya, sekitar 40 persen pesertamerupakan pelaku usaha dalam negeri yang telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
“Fakta ini menunjukkan industri lokal semakin siap bersaing di pasar global,” kata Hendri.
Panitia memperkirakan lebih dari 20 ribu pengunjung akan hadir selama tiga hari penyelenggaraan. Mereka akan mengikuti pameran, seminar, serta sesi business matching yang mempertemukan inovator dan investor dari berbagai negara. Angka itu mencerminkan tingginya perhatian publik terhadap arah pengembangan teknologi dan digitalisasi industri di Tanah Air.
Ke depan, Hendri berharap penyelenggaraan INARI, IIXS, dan INTI Expo 2025 dapat menjadi jembatan kolaboratif antara pelaku industri, akademisi, dan pemerintah.
“Dengan dukungan infrastruktur digital yang kuat, Indonesia optimistis dapat mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis teknologi dan inovasi berkelanjutan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya