Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dukung MBG, Peran Pasokan Energi PGN Raih National Priority Support Award
Kamis, 6 November 2025 17:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menjawab kebutuhan akan pasokan energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung distribusi bahan pangan bergizi ke berbagai daerah, PGN berperan aktif menyediakan energi bersih berupa gas bumi.
Melalui jaringan pipa serta teknologi Compressed Natural Gas (CNG) yang didukung oleh infrastruktur lengkap di beberapa wilayah operasional perusahaan.
Baca juga : Diungkap Ara: KUR Perumahan, Ide Besar Rapat Informal Prabowo Di Singapura
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, PGN melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), turut berperan aktif dalam memastikan keberhasilan implementasi Program MBG di lapangan.
Salah satu contohnya adalah di SPPG Gagaksipat, Boyolali, Jawa Tengah. Melalui dukungan PGN Gagas, pasokan gas bumi disalurkan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan energi memasak di dapur SPPG tersebut.
Setiap hari, SPPG Gagaksipat menyiapkan sekitar 6.000 porsi MBG bagi 34 sekolah di sekitarnya.
Untuk memastikan kelancaran operasional, PGN Gagas menyalurkan sekitar 2.000–3.000 m³ gas bumi per bulan menggunakan mekanisme beyond pipeline berbasis CNG.
Baca juga : Jaga Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Subroto 2025
Inovasi ini memungkinkan penyediaan energi bersih secara efisien, meski lokasi SPPG berada jauh dari jaringan pipa utama.
Atas kontribusi dan konsistensinya dalam mendukung program nasional tersebut, PGN berhasil meraih National Priority Support Award dari Human Initiative dalam ajang Future Initiative Forum 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, bersama President of Human Initiative, Tomy Hendrajati, dalam acara puncak yang digelar di Jakarta.
PGN berkomitmen untuk terus memperkuat peran dalam mendukung program nasional yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan Gizi Nasional dalam Program Makan Bergizi Gratis.
Baca juga : Dukung Swasembada Energi, PHE Perkuat Posisi Di Hulu Migas Nasional
"Kami siap berkontribusi melalui penyediaan energi gas bumi yang andal, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, Kamis (6/11).
Selain penghargaan tersebut, PGN juga masuk nominasi Green Transition Champion Award, sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mempercepat transisi energi bersih serta mengurangi emisi karbon di Indonesia.
Hingga saat ini, jaringan distribusi gas bumi PGN telah menjangkau 17 provinsi dan 73 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Tak hanya di wilayah yang telah terhubung pipa gas, PGN juga menghadirkan solusi beyond pipeline seperti CNG, yang memungkinkan pelayanan energi bersih bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan utama.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, PGN akan terus berinovasi menghadirkan solusi energi bersih untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung keberlanjutan bagi generasi mendatang,” tutup Fajriyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya