Dark/Light Mode

Konsumsi Rumah Tangga Melonjak, Pelaku Ekonomi Makin Percaya Diri Berbelanja

Kamis, 20 November 2025 06:30 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

 Sebelumnya 
“Pola ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai kembali melakukan perjalanan dan hiburan, yang menjadi ciri konsumsi sehat menjelang akhir tahun,” tulis laporan itu. 

Bank Mandiri juga mencatat perbaikan kapasitas tabungan masyarakat berpendapatan rendah. Indeks tabungan kelompok masyarakat bawah naik menjadi 74,7, pertama kali dalam delapan bulan terakhir. 

“Artinya, tekanan harga mulai mereda dan ruang finansial mereka mulai pulih. Kombinasi stabilitas harga, kenaikan aktivitas ekonomi, serta dorongan kebijakan Pemerintah juga membuat pemulihan konsumsi lebih merata,” tulis laporan tersebut. 

Baca juga : Untuk Meminimalisir Banjir, Stop Buang Sampah Ke Sungai Dan Got!

Indikator stabilitas domestik juga turut memperkuat sentimen pelaku ekonomi. IHSG pada 17 November lalu ditutup menguat 0,55 persen, Utang Luar Negeri Indonesia terjaga dan nilai tukar rupiah stabil. 

“Tren konsumsi yang terus menguat menjadi fondasi penting bagi perekonomian memasuki tahun 2026,” tulis laporan Bank Mandiri. 

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance Esther Sri Astuti menilai, momentum Hari Raya Natal dan libur akhir tahun akan mempercepat kenaikan konsumsi masyarakat. 

Baca juga : Dari Google Cloud-Petral, KPK Dan Kejagung Saling Limpahkan Kasus Korupsi

“Saat Natal dan libur akhir tahun orang-orang cenderung meningkatkan belanja untuk kebutuhan keluarga, perja lanan, dan kegiatan sosial. Uang yang dibelanjakan meningkat sehingga perputaran ekonomi akan lebih cepat,” ujar Esther kepada Rakyat Merdeka, Rabu (19/11/2025). 

Menurutnya, kebijakan Pemerintah yang tepat turut memperkuat konsumsi. Apalagi dengan adanya stimulus lanjutan di akhir tahun, maka konsumsi akan meningkat. 

Selain itu, kenaikan penyerapan anggaran Pemerintah serta lembaga-lembaga negara yang biasa terjadi menjelang tutup tahun bakal memberikan dorongan lebih bagi kegiatan ekonomi. 

Baca juga : Skandal Naturalisasi Malaysia Rusak Sepak Bola

“Jika kondisi ini terjaga hingga awal 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada pada jalur yang lebih optimistis,” pungkas Esther. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.