Dark/Light Mode

Pertamina Patra Niaga Pastikan Suplai BBM & LPG di Aceh Berangsur Normal

Minggu, 7 Desember 2025 11:52 WIB
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar saat melakukan pengecekkan di SPBU Banda Aceh pada Jumat (5/12). (Foto: Humas Pertamina Patra Niaga)
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar saat melakukan pengecekkan di SPBU Banda Aceh pada Jumat (5/12). (Foto: Humas Pertamina Patra Niaga)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemulihan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Aceh terus berlangsung melalui optimalisasi jalur distribusi darat, laut, dan udara.

Pada Sabtu (6/12) dini hari, Kapal Wira Loewisa mendarat di Pelabuhan Ulee Lheue membawa sembilan skid tank LPG berkapasitas total 135 metrik ton, terdiri dari 105 metrik ton subsidi dan 30 metrik ton nonsubsidi, dari Integrated Terminal Lhokseumawe.

Pasokan tersebut menjadi suplai tambahan bagi wilayah yang akses daratnya belum pulih akibat banjir dan longsor.

Seluruh skid tank langsung diarahkan ke SPBE untuk mempercepat distribusi ke agen dan pangkalan di Banda Aceh serta Aceh Besar.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga-Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Penyaluran BBM dan LPG

Layanan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Aceh juga menunjukkan kondisi semakin kondusif.

Antrean yang sempat mengular sejak awal pekan mulai terurai seiring optimalisasi suplai dan pengaturan operasi.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, yang meninjau kondisi SPBU Lhong Raya Banda Aceh pada Jumat (5/12), menyampaikan bahwa percepatan pemulihan merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga.

“Kepadatan sudah jauh berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kami berterima kasih kepada TNI dan Polri atas dukungan pengamanan, serta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Aceh yang terus berkoordinasi dalam penanggulangan bencana. Kami juga bekerja bersama Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan)  dan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan). Kami bahu-membahu menyalurkan energi bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Achmad.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemerintah Aceh

Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran energi ke wilayah dengan keterbatasan akses lebih tinggi tetap berjalan.

Pengalihan suplai dilakukan untuk menjangkau Kabupaten Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen melalui dukungan pasokan sementara dari Integrated Terminal Lhokseumawe. Pemulihan suplai dilakukan melalui seluruh moda transportasi.

Dari jalur laut, selain pasokan LPG, kapal pengangkut juga membawa empat armada mobil tangki BBM tambahan untuk memperkuat suplai di Banda Aceh dan satu mobil tangki berisi 24 kiloliter BBM untuk keperluan penanganan bencana dan operasional alat berat.

Jalur udara turut dimaksimalkan melalui dukungan pesawat perintis dan pesawat Hercules untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Sumbagut Kirim Tangki Bermuatan LPG dan Mobil Tangki BBM

Achmad menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus menjaga keberlanjutan layanan energi bagi masyarakat Aceh selama masa pemulihan.

“Semoga kondisi segera pulih sepenuhnya. Mohon doa dan dukungan semua pihak. Kami akan terus hadir untuk melayani masyarakat Aceh dengan sebaik-baiknya,” kata Achmad.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.