Dark/Light Mode

Muhammadiyah Rangkul Seniman Jalanan Dengan Bantuan Alat Budaya

Rabu, 17 Desember 2025 18:08 WIB
PP Muhammadiyah menyerahkan sarana budaya kepada komunitas seniman jalanan di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu (17/12/2025). (Dok. Muhammadiyah)
PP Muhammadiyah menyerahkan sarana budaya kepada komunitas seniman jalanan di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu (17/12/2025). (Dok. Muhammadiyah)

RM.id  Rakyat Merdeka - Muhammadiyah menunjukkan langkah nyata dalam mendukung gerakan kebudayaan dengan merangkul para seniman jalanan. Melalui Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, organisasi ini menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kebudayaan kepada komunitas seniman jalanan, Rabu (17/12/2025).

Penyerahan bantuan berlangsung di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta. Bantuan tersebut merupakan fasilitasi dari Kementerian Kebudayaan RI untuk menunjang aktivitas ekspresi seni para seniman jalanan.

Sejumlah komunitas menerima bantuan alat kebudayaan, di antaranya Derik, Dimensi, Matahari Street Punk, dan Matahari Semesta Bunda. Menariknya, penerima bantuan juga mencakup kelompok seniman disabilitas.

Baca juga : Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Korban Banjir-Longsor Di Pidie Jaya

Ketua PP Muhammadiyah Syafiq Mughni mengatakan, Muhammadiyah hadir sebagai “tenda besar” bagi semua kalangan, termasuk seniman jalanan yang selama ini kerap terpinggirkan.

“Mari jadikan Muhammadiyah sebagai tenda besar, wadah untuk berkreasi dan berinovasi. Itu ciri masyarakat yang punya kemauan maju,” ujar Syafiq dalam sambutannya.

Syafiq juga menepis anggapan bahwa Muhammadiyah bersikap anti terhadap seni dan kebudayaan. Menurutnya, pandangan tersebut tidak benar dan perlu diluruskan.

Baca juga : Muhammadiyah Pagedangan Gelar Milad dengan Jalan Sehat dan Donasi Bencana

“Ada statement bahwa Muhammadiyah anti kebudayaan. Itu tidak betul. Dalam Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah, kesenian mendapat tempat yang sangat luas,” tegasnya.

Ia berharap LSB PP Muhammadiyah semakin berperan aktif dalam menampilkan wajah kebudayaan Muhammadiyah yang inklusif dan progresif. Wakil Ketua LSB PP Muhammadiyah Edi Sukardi menambahkan, pengembangan potensi seniman, terutama yang terpinggirkan, menjadi hal penting agar mereka terus mengasah kreativitas. Selain itu, seni juga menjadi medium penyampai pesan moral dan kebangsaan.

“Seniman bisa hidup dengan kreativitas. Dengan seni hidup menjadi indah, sekaligus menyampaikan pesan moral dan kebangsaan kepada publik,” ujarnya.

Baca juga : Dukcapil Kemendagri Cetak Ulang Dokumen Korban Banjir, Layanan Cepat & Mudah

Melalui langkah ini, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk menempatkan seni dan kebudayaan sebagai bagian penting dari gerakan dakwah dan kemasyarakatan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.