Dark/Light Mode

Jelang Lebaran 2026, KAI Inspeksi Jalur Utara Dengan KAIS

Selasa, 10 Februari 2026 17:18 WIB
Foto: KAI
Foto: KAI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memperkuat kesiapan Angkutan Lebaran 2026 melalui inspeksi lapangan menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) di jalur utara Pulau Jawa, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hari pertama dari rangkaian inspeksi selama tiga hari yang dilakukan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), sebagai bagian dari persiapan menghadapi lonjakan mobilitas nasional pada masa Lebaran.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan inspeksi KAIS jalur utara hari pertama dilakukan melalui lintas Gambir–Cikampek–Cirebon–Tegal–Semarang Tawang, dengan fokus pada pengecekan prasarana, kesiapan operasi, serta pembinaan jajaran Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Daop 3 Cirebon, dan Daop 4 Semarang.

“Angkutan Lebaran memiliki kompleksitas operasi yang tinggi. Melalui KAIS, KAI memastikan kesiapan lintas, sarana, SDM, serta pengamanan dilakukan secara menyeluruh berbasis kondisi lapangan,” kata Anne di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca juga : SIM Keliling Bogor Selasa 10 Februari 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap

Ia menuturkan secara keseluruhan KAIS jalur utara melintasi koridor strategis Gambir–Cirebon–Semarang–Surabaya Pasar Turi–Jember–Ketapang yang menjadi tulang punggung mobilitas perjalanan jarak jauh masyarakat selama masa angkutan Lebaran.

Menurut Anne, pada hari pertama inspeksi, kegiatan difokuskan pada pembinaan pegawai di Stasiun Gambir, Stasiun Cirebon, serta Kantor Daop 4 Semarang. Selain itu, jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan melakukan peninjauan langsung kondisi jalur melalui perjalanan KA inspeksi serta rapat pembahasan laporan kesiapan Angkutan Lebaran dari masing-masing Daop yang dilalui.

Inspeksi KAIS jalur utara tersebut diikuti Direktur Pengelola Sarana dan Prasarana KAI Heru Kuswanto, Direktur Prasarana DJKA Catur Wicaksono, Kepala Sub Komite KNKT Gusnaedi Rachmanas, serta Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono.

Anne menegaskan hasil inspeksi KAIS menjadi dasar penguatan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 yang akan berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026 atau selama 22 hari, dengan Posko Angkutan Lebaran beroperasi pada 14–29 Maret 2026.

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Selasa 10 Februari 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap

Puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026 yang bertepatan dengan cuti bersama Hari Raya Nyepi, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 24 Maret 2026 seiring berakhirnya cuti bersama Idul Fitri.

“Hingga 10 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, KAI mencatat sebanyak 848.188 tiket KA reguler Lebaran 2026 telah terjual untuk periode keberangkatan 11–27 Maret 2026,” ujarnya.

Ia menilai angka tersebut mencerminkan minat masyarakat yang terus meningkat seiring penerapan skema penjualan tiket bertahap sejak H-45.

Selain kesiapan lintas dan sarana, KAI juga memperkuat aspek keselamatan dan pengamanan dengan menetapkan 179 lokasi Daerah Pemantauan Khusus (DAPSUS) serta memetakan 217 lokasi rawan gangguan keamanan dan ketertiban di seluruh jaringan operasi.

Baca juga : SIM Keliling Depok Selasa 10 Februari 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap

Pengamanan tersebut didukung sekitar 8.900 personel internal serta sekitar 1.000 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri, dilengkapi pemanfaatan CCTV analytic, patroli jalur, serta penggunaan drone di titik-titik rawan.

“Melalui KAIS, KAI tidak hanya memastikan kesiapan teknis, tetapi juga menyatukan persepsi dan soliditas seluruh insan KAI dan pemangku kepentingan. Fokus kami adalah menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, dan kenyamanan pelanggan selama Angkutan Lebaran,” kata Anne.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.