Dark/Light Mode

Mudik Bersama BUMN 2026: IDSurvey Berangkatkan 1.400 Pemudik ke 10 Kota

Selasa, 17 Maret 2026 13:31 WIB
IDSurvey Group berangkatkan 1.400 pemudik ke 10 kota melalui Mudik Bersama BUMN 2026. Solusi mudik aman, nyaman, dan terjangkau guna dukung kelancaran nasional.
IDSurvey Group berangkatkan 1.400 pemudik ke 10 kota melalui Mudik Bersama BUMN 2026. Solusi mudik aman, nyaman, dan terjangkau guna dukung kelancaran nasional.

RM.id  Rakyat Merdeka - Holding BUMN jasa survei atau IDSurvey memberangkatkan sebanyak 1.400 pemudik menuju 10 kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera dalam program Mudik Bersama BUMN 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menekan penggunaan kendaraan pribadi sekaligus memberikan akses transportasi yang aman dan terukur bagi masyarakat.

Pelepasan peserta mudik dilakukan secara bertahap. Rombongan pengguna moda kereta api telah diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen pada Senin (16/3/2026).

Sementara itu, pemberangkatan armada bus dilakukan pada Selasa (17/3/2026) dari kawasan Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, serta kantor entitas di bawah IDSurvey Group.

IDSurvey Group yang terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia menyediakan 22 unit bus untuk menjangkau kota-kota seperti Semarang, Yogyakarta (jalur selatan dan Pantura), Wonogiri, Solo, Surabaya, Malang, Lampung, Palembang, dan Padang.

Baca juga : BSI Berangkatkan 2.261 Pemudik Ke Pulau Jawa dan Sumatera

Adapun untuk moda kereta api, konsentrasi pemudik diarahkan menuju Surabaya. CEO IDSurvey, Arisudono Soerono, menjelaskan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

Peserta tidak hanya berasal dari masyarakat umum dan warga di sekitar wilayah operasional, tetapi juga mencakup para pekerja garda terdepan (frontliners) perusahaan.

“Program Mudik Bersama ini merupakan wujud nyata komitmen IDSurvey Group dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu para pemudik agar dapat kembali ke kampung halaman dengan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau. Kami berharap inisiatif ini dapat mempermudah masyarakat dalam merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” ujar Arisudono di Jakarta, Selasa, (17/3/2026).

Integrasi Data Penyelenggaraan mudik tahun ini juga menandai penguatan aspek digitalisasi. BUMN bersama Kementerian Perhubungan menerapkan sistem basis data tunggal menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Integrasi ini bertujuan mencegah pendaftaran ganda dan memastikan distribusi kuota lebih tepat sasaran. Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), R. Benny Susanto, menegaskan pentingnya efisiensi dalam mobilisasi massa saat Lebaran.

Baca juga : Mudik Gratis BUMN, Brantas Abipraya Berangkatkan 240 Pemudik

“Program Mudik Bersama ini hadir sebagai solusi perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan efisien, sehingga masyarakat dapat berkumpul kembali dengan keluarga di hari kemenangan dengan lebih mudah dan nyaman,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Sucofindo, Sandry Pasambuna, menyoroti dampak lingkungan dan keselamatan jalan raya dari program kolektif ini.

“Program Mudik Bersama ini memberikan alternatif transportasi yang lebih tertata bagi para pemudik untuk kembali ke kampung halaman. Selain menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman, penyediaan moda transportasi bersama ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya,” kata Sandry.

Selain aspek transportasi, dukungan layanan teknis juga menjadi sorotan. Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Fajar Wibhiyadi, menyebutkan pihaknya mengawal kelancaran mudik dari sisi infrastruktur penunjang.

“Sebagai bagian dari Holding IDSurvey, PT Surveyor Indonesia turut berperan dalam memastikan masa mudik masyarakat Indonesia berjalan lebih lancar melalui dukungan kami di sektor transportasi, khususnya perkeretaapian dan bus dalam kota, serta layanan pemastian halal dan telekomunikasi untuk mendukung sektor kesehatan masyarakat,” tambah Fajar.

Baca juga : Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta dalam Program Mudik Bareng 2026

Secara nasional, program Mudik Bersama BUMN 2026 ditargetkan mampu mengangkut lebih dari 100.000 pemudik.

Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di daerah tujuan mudik melalui pergerakan orang yang lebih terorganisir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.